dr. Kanina Sista, Sp.F, M.Sc – Sebagian besar negara di dunia, termasuk Indonesia, masih melaporkan adanya kasus konfirmasi baru terkait Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Mengutip data WHO, Rabu (21/10/2020) total kumulatif kasus terkonfirmasi di seluruh dunia sebanyak 40,251,950 kasus dengan total kematian sebanyak 1,116,131 kasus (2,7%). Saat ini Indonesia berada di peringkat ketiga di Asia Tenggara dengan total konfirmasi COVID-19 sebanyak 365,240 kasus dengan kematian sebanyak 12,617 kasus (3,45%), yang mana berarti angka kematian di Indonesia lebih tinggi dari rata-rata angka kematian dunia.

Tingginya angka kematian, tentu akan berhubungan dengan budaya dan keyakinan masyarakat Indonesia tentang melayat. Melayat adalah menjenguk (melawat) keluarga orang yang meninggal  dengan tujuan menghibur orang-orang yang ditinggalkan dan mendoakan orang yang meninggal.

Potensi Penularan COVID-19 Saat Melayat

Potensi penyebaran COVID-19 pada saat melayat adalah saat berkerumun. Hal ini terjadi karena penularan primer COVID-19 adalah dari satu orang ke orang lain melalui droplet saat seseorang yang sakit batuk atau bersin dan terkena pada mulut atau hidung orang di dekatnya. Berdasarkan hal tersebut di atas, maka pembatasan jumlah orang dan melayat dan menjaga jarak antar pelayat merupakan salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan.

Tips melayat jenazah selama pandemi COVID-19 :

  1. Memastikan diri dalam kondisi sehat sebelum berangkat.
  2. Selalu menggunakan masker.
  3. Selalu mencuci tangan secara berkala.
  4. Menjaga jarak minimal 1-2 meter.
  5. Menghindari kontak fisik dengan orang lain seperti berpelukan atau bersalaman.
  6. Menghindari kerumunan.
  7. Pelayat yang hadir ke rumah duka (dalam ruang tertutup) diharapkan dapat memperhatikan jumlah orang yang berada dalam ruangan, usahakan untuk bergantian tanpa berkerumun.
  8. Saat tiba di rumah dan sebelum kontak dengan anggota keluarga, segera mandi dan berganti pakaian serta membersihkan barang bawaan dengan cairan desinfektan.

Selama pandemi COVID-19, masyarakat memegang peranan penting dalam upaya pencegahan penularan COVID-19. Kedisiplinan masyarakat dalam pelaksanaan protokol kesehatan termasuk ketika melayat jenazah diharapkan dapat efisien mencegah penularan COVID-19 di Indonesia.

 

 

 

 

 

Referensi               :

  1. https://covid19.who.int/
  2. https://infeksiemerging.kemkes.go.id/
  3. Republik Indonesia. 2020. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Sekertariat Jenderal Kementerian Kesehatan. Jakarta.