Mawar Lestari, S.Gz – Obesitas adalah kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan.

Cara mengukur obesitas :

  1. Indeks Broca

BB normal = TB-100,

BB ideal = BB normal – 10%,

Obesitas > 20%  BB normal.

  1. Indeks Massa Tubuh (IMT)

Tebal Lipatan Kulit (Mayer) Daerah Tricep

  • pria > 16 mm
  • wanita > 28 mm

Indeks Masa Tubuh

IMT = Berat Badan (dalam Kg) / (Tinggi Badan x Tinggi Badan) (dalam Meter)

Tipe Obesitas :

  1. TIPE APEL
    • Kelebihan lemak di daerah perut.
    • Banyak ditemukan pada laki-laki, wanita post-menopause dan lansia.
    • Berhubungan dengan peningkatan risiko diabetes mellitus, hipertensi dan penyakit jantung.
  2. TIPE PEAR
    • Kelebihan lemak tersebar di daerah pinggul dan pantat.
    • Banyak ditemukan pada wanita.
    • Berhubungan dengan peningkatan risiko osteoarthritis.

Penyebab Obesitas :

  • Genetik
  • Faktor lingkungan dan gaya hidup (termasuk pola makan dan kurang aktifitas)
  • Usia
  • Konsumsi obat-obatan tertentu

Dampak Obesitas :

  1. Psikososial dan emosional
  2. Meningkatkan risiko timbulnya berbagai penyakit seperti :
  • DM tipe 2
  • Hipertensi
  • Abnormalitas lipid
  • Penyakit jantung koroner
  • Hepatobilier disorder
  • Kanker
  • Gangguan reproduksi

Mengatasi Obesitas :

  1. Modifikasi pola makan dengan prinsip.
  • Jumlah energi tepat.
  • Komposisi zat gizi tepat.
  • Porsi makanan tepat.
  • Kombinasi diet dan aktivitas fisik.
  1. Gaya hidup sehat.

Aktivitas fisik secara teratur dengan intensitas yang cukup.

  1. Pengaturan pola makan.
    • Makanlah 3 kali sehari secara teratur (sarapan, makan siang, dan makan malam). Jangan menunda waktu makan atau menghilangkan (skip) salah satu makan utama anda.
    • Benahi pilihan makanan anda secara bertahap. Hal ini akan lebih mudah dibandingkan anda harus merubah drastis semuanya dalam satu waktu.
    • Hindari makanan berkadar gula dan lemak tinggi seperti cake cokelat, kue-kue (pastries), lemak hewan, mentega, fullcream milk, jeroan, dan lain-lain.
    • Kurangi penggunaan minyak untuk menggoreng. Biasakan mengolah makanan dengan merebus, mengukus dan memanggang.
    • Konsumsi banyak buah. Mengonsumsi banyak buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan karbohidrat dapat menjaga jumlah kalori yang masuk agar sesuai dengan kebutuhan.
    • Waspadai minuman manis. Anak-anak yang mengonsumsi minuman ringan bergula berisiko tinggi mengalami kegemukan.

Aturlah piring makan anda. Bagi piring makan menjadi 4 bagian. Isi bagian masing-masing dengan makanan pokok, lauk pauk, sayuran dan buah-buahan.

Prinsip diet rendah kalori :

  • Asupan energi lebih rendah daripada energi yang dikeluarkan.
  • Penurunan kalori 500-1000 kkal/hari dapat menurunkan BB 0.5 – 1 kg/minggu.
  • Diet dikombinasikan dengan aktivitas fisik akan menghasilkan penurunan BB yang lebih cepat, mengurangi lemak abdominal dan mempertahankan penurunan BB. Rekomendasi aktivitas fisik 150-420 menit per minggu tergantung intensitas.