E. Galuh Agnila Guntari – Kanker Serviks adalah penyakit akibat tumor ganas pada daerah mulut rahim sebagai akibat dari adanya pertumbuhan jaringan yang tidak terkontrol dan merusak jaringan normal di sekitarnya.

Penyebab :

  1. Umur pertama kali melakukan hubungan seksual. Penelitian menunjukkan bahwa semakin muda wanita melakukan hubungan seksual semakin besar mendapat kanker serviks, kawin pada usia 20 tahun dianggap masih terlalu muda.
  2. Jumlah kehamilan dan partus. Kanker serviks terbanyak dijumpai pada wanita yang sering partus. Semakin sering partus, semakin besar kemungkinan risiko mendapat karsinoma serviks.
  3. Wanita yang sering melakukan hubungan seksual dan berganti-ganti pasangan mempunyai faktor resiko yang besar terhadap kanker serviks ini.
  4. Infeksi virus Herpes simpleks (HSV-2) dan virus Papiloma atau virus Condiloma akuminata diduga sebagai faktor penyebab kanker serviks.
  5. Sosial ekonomi, kanker serviks banyak dijumpai pada golongan sosial ekonomi rendah, mungkin faktor sosial ekonomi erat kaitannya dengan gizi, imunitas, dan kebersihan perseorangan. Pada golongan sosial ekonomi rendah umumnya kuantitas dan kualitas makanan kurang, hal ini mempengaruhi imunitas tubuh.
  6. Hygiene dan sirkumsisi / sunat. Diduga adanya pengaruh mudah terjadinya kanker serviks pada wanita yang pasangannya belum di sirkumsisi / sunat, hal ini karena pada pria nonsirkum hygiene penis tidak terawat sehingga banyak kumpulan-kumpulan segma.
  7. Merokok dan AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim). Merokok akan merangsang terbentuknya sel kanker. Sedangkan pemakaian AKDR akan berpengaruh terhadap serviks yaitu bermula dari adanya erosi di serviks yang kemudian menjadi infeksi yang berupa radang yang terus menerus, hal ini dapat sebagai pencetus terbentuknya kanker serviks.

Tanda dan Gejala :

  1. Keputihan

Keputihan merupakan gejala yag sering dikeluarkan getah yang keluar dari vagina, ini makin lama akan berbau busuk akibat infeksi dan nekrosis jaringan.

  1. Pendarahan
  • Pendarahan yang dialami segera setelah bersenggama (disebut sebagai pendarahan kontak).
  • Ketidak teraturan siklus haid.
  • Perdarahan rektum dapat terjadi karena penyebaran sel kanker yang juga merupakan gejala penyakit lanjut.
  1. Nyeri

Nyeri pada ekstremitas bagian bawah dari daerah lumbal ciri : sekretal dari vagina berwarna kuning, berbau dan terjadi iritasi vagina serta mukosa vulva. Gejala lebih lanjut meliputi nyeri yang menjalar sampai kaki hematuria dan gagal ginjal dapat terjadi karena obstruksi ureter.

Cara Mencegah Kanker Serviks

  • Melakukan tes papsmear.
  • Melakukan tes HPV DNA.
  • Vaksin HPV
  • Hindari gonta ganti pasangan.
  • Menjaga kebersihan dan kesehatan vagina.
  • Tinggalkan kebiasaan merokok.
  • Lakukan pola hidup sehat.