Tim PKRS RSST – Menurut Immune Deficiency Foundation, Virus Corona yang menyerang sistem pernapasan ini sangat mudah menular melalui kontak perorangan secara langsung. Apalagi bagi orang yang imunitas tubuhnya rendah. Oleh karena itu, meningkatkan sistem imun atau kekebalan tubuh menjadi salah satu upaya pencegahan terhadap COVID-19 yang pada saat ini masih mewabah.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh. Seperti halnya dalam Instagram resmi Kemenkes RI, masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan terus meningkatkan imunitas tubuh untuk melawan COVID-19 dengan :

  1. Charging imunitas tubuh.
  2. Menjaga kesehatan kulit, saluran pernapasan dan saluran pencernaan.
  3. CERDIK, cegah penyakit tidak menular (obesitas, diabetes, hipertensi, dan lain-lain) dengan menerapkan CERDIK.

Untuk charger imunitas tubuh bisa kita lakukan dengan :

  1. Cukupkan konsumsi protein nabati dan hewani.

Konsumsi makanan bergizi yang baik sangat penting dalam membentuk sistem imun tubuh yang kuat. Dengan gizi yang baik, maka sistem kekebalan tubuh akan lebih kuat sehingga bisa memberikan perlindungan ekstra bagi tubuh dari berbagai virus penyakit. Ada beberapa bahan makanan yang mengandung gizi tinggi dan bisa meningkatkan kekebalan tubuh, di antaranya : kandungan protein, baik protein nabati maupun hewani seperti : tahu, tempe, edamame, kacang-kacangan, kentang, telur bebek, susu full cream, kerang, ikan mas, udang, daging kambing, ikan kembung, daging sapi, daging ayam, dan lain sebagainya.

  1. Cukupan Vitamin C.

Dalam upaya meningkatkan kekebalan tubuh di tengah pandemi Virus Corona ini, mengkonsumsi vitamin C dan E menjadi salah satu cara yang sering dianjurkan. Tidak heran jika banyak orang memborong suplemen vitamin tersebut. Padahal bukan hanya dari suplemen, kita bisa mendapatkan vitamin C dan E dari makanan yang bergizi.

Vitamin C dipercaya mampu mencegah dan mengobati infeksi pernapasan dengan meningkatkan berbagai fungsi sel kekebalan tubuh. Penelitian pun menunjukkan bahwa pemberian vitamin C pada pasien dengan infeksi saluran pernapasan akut dapat mengembalikan kadar vitamin C plasmanya menjadi normal, sehingga dapat memperbaiki keparahan gejala infeksi tersebut.

Beberapa jenis makanan yang mempunyai kandungan vitamin C antara lain jambu biji, brokoli, pepaya, jeruk, lemon, strawberry, dan lain sebagainya.

Sedangkan jenis makanan yang kandungan vitamin E-nya tinggi antara lain : minyak zaitun, margarine, minyak jagung, almond, kuaci bunga matahari, minyak bunga matahari, dan lain-lain.

  1. Kurangi asupan gula.

Selain membuat pikiran lebih fokus, menurunkan tekanan darah, dan mencegah diabetes, mengurangi asupan gula juga dapat meningkatkan imunitas tubuh. Sedangkan makanan tinggi kadar gula, tidak hanya meningkatkan kecemasan dan risiko obesitas, namun gula yang terlalu tinggi pada tubuh dapat melemahkan sistem imun. Batas konsumsi gula harian, berdasarkan standar kesehatan dunia adalah 50 gram untuk dewasa dan 30 gram untuk anak-anak. Beberapa makanan tinggi kandungan gula yang mungkin sering dikonsumsi sehari-hari antara lain seperti kopi susu instan, susu kental manis, wafer cokelat, dan soda. Menjaga asupan gula penting untuk dilakukan, terutama pada saat-saat ini.

  1. Melakukan aktivitas fisik selama 30 menit, 3-5 kali dalam seminggu.

Aktivitas fisik atau olahraga rutin dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dengan cara merangsang kinerja sel darah putih. Tidak hanya untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, olahraga juga baik untuk mengurangi stres, menurunkan berat badan, memperkuat otot dan tulang, serta membuat tidur lebih nyenyak.

Waktu olahraga yang disarankan adalah selama 20-30 menit setiap hari. Pilihan olahraga yang baik dilakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh meliputi berjalan kaki, berenang, bersepeda, dan senam aerobik.

  1. Dapatkan selalu sinar matahari pagi selama 5-15 menit.

Salah satu anjuran untuk memperkuat sistem imun adalah dengan berjemur di bawah sinar matahari. Sinar ultraviolet yang dipancarkan oleh matahari bisa membantu tubuh kita untuk mendapatkan vitamin D, nutrisi yang mampu menguatkan sel darah dan sistem imun. Tentunya ketika imun atau daya tahan tubuh kita kuat, kita akan makin lebih kuat untuk melawan COVID-19 yang diakibatkan Virus Corona.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika berjemur, antara lain sebagai berikut :

Durasi berjemur hanya berkisar antara 5 hingga 15 menit, tidak boleh lebih dari itu.

  • Gunakan sunscreen yang mengandung SPF 30 ke atas untuk meminimalkan risiko kanker kulit.
  • Oleskan sunscreen 15 menit sebelum berjemur.
  • Kita bisa melakukannya sambil berolahraga ringan.
  1. Selalu happy thinking, berpikir bahagia.

Meluasnya penyebaran Virus Corona menimbulkan kecemasan tersendiri. Kekhawatiran berlebihan ini justru bisa berakibat buruk pada sistem kekebalan tubuh. Imunitas yang turun, rentan terinfeksi.

Seperti dilansir dari Antara, ahli Kesehatan Mental Universitas Brawijaya (UB) Malang, rasa bahagia dan selalu berpikir positif menjadi kunci menangkal dan mencegah terpapar Virus Corona. Tentu, dibarengi dengan mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang, berolahraga, dan menjaga kebersihan dengan cuci tangan menggunakan sabun. (Hn)

 

 

 

 

 

Referensi :

  1. https://www.instagram.com/kemenkes_ri/
  2. https://www.who.int/indonesia
  3. https://www.alodokter.com
  4. https://www.pakarkimia.com/protein-nabati-dan-hewani/
  5. https://www.viva.co.id/gaya-hidup/
  6. https://republika.co.id/berita
  7. https://www.idntimes.com/health