Posted by Sub Bagian Hukormas at Januari 19, 2018 7:03 am Informasi Kesehatan, Informasi Rumah Sakit

Penyakit difteri beberapa waktu lalu kembali muncul di Indonesia setelah sekian lama hilang. Kementerian Kesehatan akhirnya menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) karena semakin meluasnya wabah ini. Untuk itu berdasarkan Permenkes No. 12 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan imunisasi dan sebagai salah satu upaya pengendalian penyebaran penyakit Difteri maka RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro melakukan kegiatan Outbreak Response Immunization (ORI) yang dibuka oleh Direktur Medik dan Keperawatan, dr. Eniarti, M.Sc, Sp.KJ, MMR. Dalam program ini seluruh karyawan RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro mendapatkan layanan vaksinasi Difteri tanpa dipungut biaya / gratis. Kegiatan ini berlangsung selama 5 hari dibuka pada hari Senin 15 Januari 2018 dan ditutup pada hari ini Jumat, 19 Januari 2018. Tidak hanya karyawan dan karyawati, vaksinasi difteri ini juga diberikan kepada Cleaning service, Satpam, Petugas Taman, Petugas Parkir, dan seluruh pegawai outsourching yang berada di lingkungan RSST. Secara teknis terdapat tahapan-tahapan yang harus dilalui peserta vaksin mulai dari pengisian formulir, screening awal oleh dokter umum RSST hingga akhirnya peserta yang dinyatakan lolos screening dan mendapatkan layanan vaksinasi difteri tersebut.

Selama 5 hari kegiatan ini diselenggarakan terdapat beberapa karyawan tidak lolos screening yang disebabkan berbagai hal, contohnya ketika peserta sedang tidak dalam kondisi sehat, untuk itu vaksin ditunda tetapi tetap dapat diberikan dikemudian hari melalui poliklinik Rosela. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya karyawan yang hadir pada kegiatan yang berlangsung di Ruang sekretariat Komite-Komite tersebut.