PKRS RSST – Meskipun sebanyak 1,2 juta dosis vaksin COVID-19 dari Tiongkok telah tiba di Indonesia beberapa waktu lalu, masyarakat tetap dianjurkan untuk menjalankan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona. Upaya ini penting dilakukan untuk menekan angka kasus COVID-19 yang masih terus meningkat.

Per tanggal 18 Januari 2021 terdapat angka kasus terkonfirmasi positif sebanyak 917.015 orang, dinyatakan sembuh 745.935 orang, dan meninggal dunia 26.282 orang.

Selama menunggu atau melalui proses vaksinasi, tetap jalankan protokol kesehatan 3M, di antaranya memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Selain itu, kita juga perlu menjaga daya tahan tubuh untuk mengurangi risiko terinfeksi Virus Corona.

Alasan untuk Tetap Waspada di Masa Pandemi COVID-19

Meskipun vaksin COVID-19 telah tiba, bukan berarti vaksinasi dapat langsung dilakukan dan infeksi Virus Corona seketika berakhir. Masih ada beberapa tahapan untuk memastikan efektivitas dan keamanan vaksin tersebut. Pemberian vaksin pun tidak dilakukan secara serentak, melainkan didistribusikan secara bertahap. Selama menanti proses vaksinasi, kita diminta untuk tetap waspada, karena penyebaran penyakit COVID-19 ini begitu cepat.

Akan tetapi jangan juga terlalu cemas atau khawatir secara berlebihan karena justru dapat menimbulkan stres yang akan mempengaruhi kesehatan dan daya tahan tubuh akan turun.

Tips Menjaga Kekebalan Tubuh walau Vaksin Telah Tersedia

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan agar daya tahan tubuh tetap kuat :

  1. Mencukupi waktu tidur.

Istirahat cukup dapat membuat daya tahan tubuh tetap kuat. Faktanya, orang dengan kualitas tidur yang buruk lebih rentan mengalami gangguan kesehatan.

  1. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

Makanan yang mengandung antioksidan, serat, zat besi, dan vitamin dapat membuat daya tahan tubuh tetap terjaga. Nutrisi penting ini dapat ditemukan di berbagai jenis makanan, antara lain : sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Selain itu, makanan yang mengandung lemak sehat, seperti salmon dan minyak zaitun, juga dapat meningkatkan sistem imunitas agar lebih kuat melawan kuman dan virus penyebab penyakit.

  1. Mencukupi kebutuhan cairan tubuh.

Kekurangan cairan tubuh akan menyebabkan tubuh kita lemas dan dehidrasi. Hal ini bisa membuat kita pun mudah terserang penyakit. Oleh karena itu, penting untuk selalu memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan mengonsumsi setidaknya 8 gelas air atau sekitar 2 liter air setiap harinya, terlebih di masa pandemi seperti ini.

  1. Melakukan olahraga ringan.

Olahraga ringan yang dilakukan secara teratur dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Beberapa contoh olahraga ringan adalah joging, jalan cepat, bersepeda, dan berenang. kita dianjurkan untuk rutin berolahraga setidaknya 30 menit sebanyak 5 kali seminggu atau sekitar 150 menit setiap minggunya.

Bukan hanya di Indonesia saja, di negara lain wabah ini juga semakin berkembang dan menyebabkan kekhawatiran dari seluruh lapisan masyarakat. Di Indonesia, pemerintah sudah menghimbau masyarakatnya dengan memberikan protokol kesehatan untuk menghindari penularan wabah COVID-19 dengan beberapa cara, yaitu (1) cucilah tangan menggunakan sabun dan bilas dengan air mengalir. Kemudian, jangan memegang hidung, mulut, mata, serta wajah sebelum mencuci tangan dengan bersih. Cuci tangan ketika sampai di tempat kerja, tempat umum, dan setelah berpergian dari luar rumah. Cuci tangan sebelum menyiapkan dan memakan makanan. Cuci tangan setelah menggunakan toilet umum maupun toilet pribadi. Gunakan hand sanitizer / cairan pembersih tangan lainnya jika tidak ada air di sekitar, (2) Gunakan masker bila keluar rumah dan saat berada di tempat umum, (3) Tutup mulut ketika batuk atau bersin atau bila tidak menggunakan masker. Gunakan tangan ataupun tisu ketika batuk juga bersin dan jangan lupa mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer setelah itu, (4) Hindari keramaian dan bila berada di tempat umum beri jarak 1 meter dengan orang sekitarnya (physical distancing), (5) Lakukan self quarantine di rumah saja dan tidak berpergian kemanapun kecuali dengan alasan mendesak.

Untuk mencegah penyebaran wabah yang semakin luas, maka diperlukan bukan hanya pemerintah saja yang harus bergerak untuk menghadapi pandemi wabah COVID-19 ini, tetapi juga berbagai lapisan masyarakat sipil harus mengambil peran juga. Peran yang dibutuhkan adalah dengan menjalankan protokol yang sudah dibuat pemerintah tersebut. (Dn&Hn)

 

 

 

 

 

Referensi               :

  1. https://covid19.go.id/
  2. Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional.
  3. Durotul Yatimah, et al. 2020. Peningkatan Kesadaran Masyarakat tentang Pencegahan COVID-19 Berbasis Keluarga dengan Memanfaatkan Motion Grafis di Jakarta Timur. Jurnal Karya Abdi Volume 4 Nomor 1 Juni 2020 P-ISSN:2580-1120, E-ISSN:2580-2178.