Wima Dayuanggreni, S.Kep.Ns – Dunia kesehatan sekarang ini sudah semakin modern, tentunya pola hidup masyarakat juga diharapkan berkembang ke arah yang lebih baik. Salah satunya adalah dalam perawatan newborn (bayi baru lahir).

Mungkin kakek nenek kita ada yang masih menerapkan cara yang “kolot” dalam melakukan perawatan bayi, seperti membawa ke dukun pijat bayi, meminumkan jamu, hingga memberikan makan bubur atau pisang pada bayi usia kurang dari 6 bulan. Anggapan kuno lainnya adalah bayi tidak perlu diberikan stimulasi apapun, bahwa bayi akan tumbuh dan berkembang dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu.

Anggapan ini sangatlah salah. Seperti yang dilampirkan dalam penelitian oleh Alusia Sari Sofia (2013) yaitu “Pengaruh Tummy Time Exercise terhadap Kemampuan Lama Mengangkat Kepala pada Posisi Tengkurap Bayi Usia 3-4 Bulan” stimulasi pada bayi salah satunya tummy time mempunyai banyak manfaat untuk perkembangan motorik bayi.

Tummy time sendiri adalah suatu latihan untuk bayi dengan memposisikan bayi bertumpu pada perutnya atau tengkurap. Menurut Shapiro dalam Odih (2010) manfaat tummy time di antaranya : merangsang kemampuan bayi untuk menjaga keseimbangan tubuh, melakukan koordinasi pada paha, mengontrol gerakan kepala. Selain itu dalam posisi tengkurap, bayi berlatih menggunakan tangannya untuk meraih sesuatu, itu adalah kemampuan yang akan menjadi bekal untuk merangkak.

Saat tengkurap bayi membiasakan diri melihat apa yang ada di sekelilingnya dari sudut pandang yang berbeda, melatih bayi mengangkat leher dan memutar kepala sambil menjaganya agar tetap tegak, sehingga otot leher dan bahunya kuat.

Saat bayi bisa mengontrol kepalanya dengan baik dan kuat, maka ia akan melanjutkan ke posisi duduk, berguling dan merangkak. Pengendalian terhadap posisi kepala juga diperlukan untuk menelan makanan padat (usia 6 bulan).

Pelaksanaan tummy time sebanyak 2-3 kali sehari selama 3-5 menit. Bayi ditempatkan pada permukaan yang datar, atau juga bisa dengan bantuan bantal berbentuk U diletakkan pada dada setinggi axilla. Tummy time exercise dapat diberikan sejak bayi usia 0 bulan.

Hasil penelitian juga menyimpulkan bahwa bayi yang rutin diberikan tummy time exercise, memiliki kemampuan motorik yang lebih baik, lebih cepat bisa mengangkat kepala dengan durasi yang lebih lama jika dibandingkan dengan bayi yang tidak rutin diberikan tummy time exercise.

Referensi                    :

  1. Odih,  R.  A.  2010.  Tummy  Time,  Asyiknya  Bermain  Sambil  Tengkurap.  Diakses tanggal  08/12/2021. http://www.ibudanbalita.com/diskusi/pertanyaan/19443/Tummy-TimeAsyiknya-Bermain-Sambil-Tengkurap/pojokcerdas/pojokcerdas/tandatanda-awal-kecerdasan-si-kecil
  2. Sari Sofia, Alusia. 2013. Pengaruh Tummy Time Exercise terhadap Kemampuan Lama Mengangkat Kepala pada Posisi Tengkurap Bayi Usia 3-4 Bulan. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
  3. Widodo, Agus dkk. 2018. Pengaruh Pemberian Tummy Time Exercise terhadap Peningkatan Kemampuan Gross Motoric Head Control and Rolling pada Anak Usia 0-16 Minggu. Universitas Muhammadiyah Surakarta.