Tips Sehat Ibu Hamil di Masa Pandemi

PKRS RSST – Masih pandemi… Semoga segera berlalu…

Tapi angka kasus masih meroket naik. Data kasus per 5 Januari 2021, yaitu : kasus terkonfirmasi positif sejumlah 779.548 orang, sembuh 645.746 orang, dan meninggal dunia 23.109 orang.

Pandemi ini mengharuskan pentingnya memutus rantai transmisi dan melindungi populasi dari risiko. Risiko komplikasi dari COVID-19 lebih tinggi pada beberapa populasi rentan. Kelompok rentan adalah kelompok masyarakat yang mudah terpapar pada kondisi kesehatan yang rendah, antara lain adalah kelompok yang memiliki risiko tinggi seperti ibu hamil, anak-anak, fakir miskin, dan lansia. Kelompok rentan didefinisikan sebagai kelompok sosial yang memiliki risiko lebih besar untuk mengalami perubahan kondisi kesehatan dibanding masyarakat umum.

Kondisi kehamilan menyebabkan penurunan kekebalan parsial karena perubahan fisiologi pada saat kehamilan, sehingga mengakibatkan ibu hamil lebih rentan terhadap infeksi virus. Oleh karena itu, pandemi COVID-19 sangat mungkin menyebabkan konsekuensi yang serius bagi ibu hamil. Dan sampai saat ini informasi tentang COVID-19 pada kehamilan masih terbatas. Pengumpulan data ibu hamil dengan COVID-19 di Indonesia sendiri juga belum dapat disimpulkan.

Hingga saat ini pun belum banyak penelitian tentang ibul hamil dengan positif COVID-19. Belum ada data juga yang menyebutkan bahwa virus COVID-19 bisa berada di cairan ketuban melalui plasenta dan menginfeksi janin.

Selain itu, pandemi COVID-19 juga berdampak pada kesejahteraan masyarakat, hal tersebut secara tidak langsung juga dapat menjadi permasalahan psikologis bagi ibu hamil dan ibu nifas, salah satunya kecemasan.

Ibu hamil harus ekstra hati-hati demi menjaga kesehatan ibu dan bayinya. Mulai dari disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak.

Ibu hamil bisa menunda ke rumah sakit atau dokter kandungan jika belum ada kegawatan seperti terjadi pendarahan, mual muntah hebat, kontraksi, nyeri perut hebat, pecah ketuban, tekanan darah tinggi, nyeri kepala hebat, tidak merasakan gerakan janin, dan kejang-kejang.

Tips mencegah infeksi COVID-19 pada ibu hamil :

  • Menjaga nutrisi / makanan bergizi seimbang.
  • Menjaga daya tahan / imunitas tubuh.
  • Rajin mencuci tangan.
  • Hindari area ramai, hindari kerumunan dan berbelanja ke tempat ramai.
  • Ikuti anjuran pemerintah untuk tetap berada di rumah.
  • Dan jika terpaksa keluar rumah, gunakan masker. (Hn)

 

 

 

 

 

Referensi               :

  1. covid19.go.id
  2. Zhang Y, Zhao Q, Hu B. Community Based Prevention and Control of COVID-19 : Experience From China. Am J Infect Control. 2020;0 (2020) : 3 – 4.
  3. Dashraath P, Jing Lin Jeslyn W, Mei Xian Karen L, Li Min L, Sarah L, Biswas A, Et Al. Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) Pandemic and Pregnancy. Am J Obstet Gynecol. 2020; 2019.
  4. Anung Ahadi Pradana, Casman, Nur’aini. 2020. Pengaruh Kebijakan Social Distancing Pada Wabah COVID-19 Terhadap Kelompok Rentan di Indonesia. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia : JKKI, Vol. 09, No. 02 Juni 2020.
  5. Diki Retno Yuliani, Fajaria Nur Aini. 2020. Kecemasan Ibu Hamil dan Ibu Nifas Pada Masa Pandemi COVID-19 di Kecamatan Baturraden. Prodi Kebidanan Purwokerto. Diambil dari Http://Ejournal.Poltekkes-Smg.Ac.Id/.