dr. Puska Primi Ardini, Sp.OG (K) – Selain dengan vaksinasi, gaya hidup sehat dapat melindungi kita dari kanker serviks… Apaan tuh?

  1. Jangan melakukan hubungan seksual pada usia dini. Syukur-syukur jadi hamil, kalo jadi kanker gimana dong?

Perempuan dikatakan matang dan siap melakukan hubungan seks pada usia 20 tahun, karena pada usia tersebut sel-sel mukosa serviks sudah matang. Nah, meskipun umur 10 tahun misalnya sudah mendapat menstruasi nih, bukan berarti sel-sel mukosanya sudah matang. Sel mukosa yang masih imut-imut ini rentan banget sama zat kimia yang dibawa oleh sperma dan segala macam zat yang ngikut bersamanya. Kalau melakukan hubungan seksnya terlalu sering, apa yang terjadi? Sel-sel tersebut akan berubah bentuk… eng… ing… eng… jadil sel-sel pre-kanker… MAU? Jadi sebaiknya jangan dulu “bermain seks” sebelum usia 20 tahun, apalagi yang haram!

  1. Jangan berganti-ganti pasangan. Bukan piala bergilir kan?

Inget ya, HPV ditularkan melalui hubungan seks, jadi mendingan jangan ganti-ganti pasangan sebab kalau anda pertama sama ANU, kedua sama INI, ketiga sama ITU… bisa saja salah satu dari mereka membawa virus yang bisa menyebabkan kanker serviks itu… MAU?

  1. Pakai “HELM”

Menggunakan kondom bisa mencegah anda terinfeksi HPV dari pasangan. Tapi hal ini gak menjamin 100% lho, karena bisa aja kondomnya bocor… ckckckck!

  1. Hindari penggunaan antiseptik khusus wanita.

Bukan melarang tapi jangan terlalu sering dipakai, karena antiseptik ini justru akan membunuh “satpam”nya vagina yaitu bakteri doderlain yang berfungsi memproduksi asam laktat untuk mempertahankan pH vagina selalu asam. Kalau pHnya tidak seimbang, bakteri, jamur, dan infeksi lainnya mudah tumbuh di vagina.

  1. Jangan merokok

Kandungan nikotin dalam rokok dapat mempermudah selaput lendir tubuh terangsang termasuk sel-sel serviks. Hal ini menyebabkan terjadinya perkembangan sel yang tidak terkendali pada serviks. Karena itu ngapain ngrokok kalo jadi kanker juga?

  1. Hindari penggunaan bedak tabur.

Kalau ada rasa gatal dan kemerahan di bibir vagina atau di dalam vagina, jangan sekali-sekali dibedakin. Bubuknya dapat masuk ke dalam vagina dan menumpuk di sana, keadaan ini memacu terjadinya perubahan sel juga.

  1. Konsumsi sayuran dan vitamin.

Jalani pola hidup sehat dengan memperbanyak sayuran hijau dan buah yang mengandung antioksidan, beta karoten, vitamin C dan E serta asam folat, seperti wortel, tomat, brokoli, dan sayuran hijau lainnya. Zat-zat tersebut dapat memperbaiki kerusakan mukosa serviks.

Jadi… tunggu apalagi, tingkatkan kualitas hidup sehat anda mulai dari sekarang…