PKRS RSST – Musim hujan terkadang menghambat aktivitas kita. Hujan turun patut disyukuri, tetapi di lain sisi hujan menyimpan bahaya. Saat turun hujan terkadang muncul sambaran petir. Hal ini perlu diwaspadai, bila tidak sambaran petir tersebut bisa saja menyambar kita pada saat sedang beraktivitas.

Petir, kilat atau halilintar adalah gejala alam yang biasanya muncul pada musim hujan di saat langit memunculkan kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan. Beberapa saat kemudian disusul dengan suara menggelegar yang disebut guruh.

Bagian utama kilat petir yang menimbulkan kerusakan adalah sambaran balik. Ini adalah bagian kilat yang berupa muatan petir ke bumi atau ke tanah. Berikut efek-efek dari sambaran petir yaitu :

  1. Terhadap manusia
  2. Terhadap bangunan
  3. Terhadap jaringan dan instalasi listrik
  4. Terhadap peralatan elektronik dan listrik
  5. Kerusakan akibat sambaran langsung
  6. Kerusakan akibat sambaran tidak langsung

Lantas apa saja cara yang dapat dilakukan untuk meghindari bahaya sambaran petir? Simak tips berikut ini :

  1. Jika terperangkap di luar segera masuk ke dalam bangunan. Tidak ada tempat yang aman di luar. Larilah ke mobil atau bangunan yang aman setelah mendengar guruh.
  2. Jangan berada di sawah, lapangan, taman. Karena petir mencari tanah untuk melepaskan energinya.
  3. Jika sedang di kolam renang dan terlihat tanda-tanda awan sudah gelap segeralah ke luar karena kolam renang adalah sasaran empuk untuk petir melepas energi.
  4. Jangan berlindung di bawah pohon karena pohon yang tersambar petir energinya bisa melompat ke tubuh.
  5. Jauhi tiang listrik, menara atau sesuatu yang tinggi yang mudah tersambar petir.
  6. Jika sedang berteduh di luar ruangan jangan terlalu dekat dengan orang lain setidaknya beri jarak 3-5 meter untuk menghindari lontaran energi jika ada petir.
  7. Jika sedang mengendarai motor segeralah berhenti dan cari tempat berlindung.
  8. Matikan alat elektronik, aliran listrik dari barang-barang elektronik juga besar kemungkinan memancing sambaran petir. Oleh karena itu sangat disarankan untuk tidak menggunakan dan mematikan alat elektronik apapun selama hujan dan petir.
  9. Gunakan alas kaki disarankan untuk menggunakan alas kaki ketika hujan dan petir. Tanah dan air juga merupakan media yang dapat menghantar arus listrik jika berada di sekitar wilayah jatuhnya petir. Pilihlah alas kaki berbahan karet untuk meredam arus listrik.
  10. Lepas aksesoris logam, aksesoris berbahan logam dapat memancing penyaluran arus petir ke arah kita. Disarankan untuk melepas aksesoris yang berbahan logam ketika berada di luar ruangan saat hujan dan petir.

Berikut ini adalah tempat yang aman dari petir :

  1. Mobil, karena petir hanya akan mengelilingi permukaan mobil lalu energinya jatuh ke tanah.
  2. Rumah, dengan syarat jika ada petir cabut stop kontak listrik seperti televisi dan komputer karena antena tv bisa menghantarkan listrik yang tersambar petir. Jauhi teras. Jangan menelpon memakai telepon rumah karena arus listrik bisa melewati sambungan telepon. Menjauhlah dari peralatan rumah yang terbuat dari logam seperti kusen atau pegangan pintu dari logam.

Sambaran petir jika mengenai diri seseorang dapat menimbulkan efek, untuk itu tetaplah waspada memasuki puncak musim penghujan. (Tn)

 

 

 

 

 

Referensi               :

  1. Instagram @pkk_kemkes.
  2. https://yoursay.suara.com/lifestyle/2019/12/30/144827/10-tips-terhindar-dari-sambaran-petir?page=all.
  3. Widharma Saputra I Gede, I Nengah Sunaya, I Gusti Putu Arka dan I Gede Nyoman Sangka. 2019. Sistem Proteksi Terhadap Gangguan Petir Pada Stasiun Pemancar TV. Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Bali. Jurnal Matrix, Vol.9, hlm 96-97.
  4. Saragih Berlin, Jhonson M. Siburian dan Jaya Lukita Purba. 2020. Sistem Penangkal Petir Pada Gedung Kemang Gallery Medan. Jurnal Teknologi Energi Uda. Jurnal Teknik Elektro, Volume 9 Nomor 1, hlm 44-45.