Tim Promkes RSST – Pandemi COVID-19 belum juga usai, makin kesini makin bertambah orang yang terkonfirmasi positif. Sampai dengan tanggal 21 Februari 2021, sudah ada 1.278.653 orang terkonfirmasi positif, dinyatakan sembuh 1.087.076 orang, dan meninggal dunia 34.489 orang. Angka yang fantastis…

Kondisi ini menyebabkan semua orang wajib untuk menggunakan masker, tidak terkecuali anak-anak. Penggunaan masker merupakan bagian dari rangkaian komprehensif langkah pencegahan dan pengendalian yang dapat membatasi penyebaran virus COVID-19.

Sayangnya, tidak sedikit anak yang masih sulit diminta untuk mengenakan masker. Oleh karena itu, mengajarkan anak agar mau menggunakan masker bukan perkara yang sangat mudah. Terlebih orang tua harus pandai memberikan penjelasan kepada anak.

Padahal Virus Corona tidak pandang bulu, anak-anak pun juga bisa terinfeksi. Meskipun umumnya tidak sampai sakit atau menimbulkan keparahan, anak-anak yang terinfeksi COVID-19 bisa menularkannya kepada orang lain. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengajarkan anak tentang bagaimana cara mencegah / memutus rantai penularan COVID-19 ini. Salah satunya adalah cara menggunakan masker dengan benar.

Namun, sebelumnya kita perlu mengetahui aturan penggunaan masker pada anak. Penggunaan masker disarankan untuk anak yang berusia 5 tahun ke atas ketika sedang berada di luar rumah. Alasannya mencakup pertimbangan bahwa pada usia 5 tahun, anak-anak biasanya sudah mencapai tahap-tahap penting pertumbuhan, termasuk deksteritas manual dan gerakan koordinasi motorik halus yang diperlukan untuk menggunakan masker tanpa banyak dibantu.

Anak usia 2-5 tahun sebenarnya juga boleh menggunakan masker, tetapi dengan catatan selalu diawasi secara konsisten oleh orang tuanya. Anak-anak yang belum genap berusia 2 tahun belum boleh mengenakan masker karena pertimbangan keamanan. Jadi, kita tidak perlu memaksa anak memakai masker jika usianya masih di bawah 2 tahun. Yang perlu kita lakukan adalah menjaga anak tetap berada di tempat yang aman dan berjarak dari orang lain.

Ada beberapa Tips Mengajarkan Anak Menggunakan Masker :

  • Berikan penjelasan tentang pentingnya masker.

Sebelum meminta anak memakai masker, perlu kita sampaikan penjelasan tentang Virus Corona dan pentingnya penggunaan masker terlebih dahulu.

Kita bisa jelaskan bahaya dari Virus Corona dengan kata-kata yang halus dan mudah dipahami anak. Setelah itu, jelaskan kepada anak bagaimana masker bisa melindungi dirinya dari Virus Corona. Jelaskan juga bahwa dengan menggunakan masker, kita bisa turut melindungi keluarga dan orang-orang tercinta layaknya seorang pahlawan superhero. Dengan begitu, diharapkan anak jadi termotivasi untuk mengenakan masker, bahkan tanpa kita suruh.

  • Berikan contoh menggunakan masker.

Sudah hal yang biasa apabila anak gemar meniru apa yang dilakukan oleh orang tuanya. Agar anak dengan senang hati mengenakan masker, kita harus memberikan contoh padanya.

Perlihatkan etika memakai masker yang baik dan benar, yaitu dengan tidak melepas-pasang masker, terutama ketika sedang berbicara dengan orang lain, tidak menyentuh-nyentuh masker selama memakainya, dan selalu mencuci tangan setelah memasang atau melepas masker.

  • Biarkan anak memilih masker kesukaannya.

Jenis masker yang boleh digunakan oleh anak adalah masker bedah atau masker kain. Namun, masker bedah lebih diutamakan untuk anak yang memiliki penyakit penyerta atau berada di sekitar orang yang sakit.

Sekarang ini, sudah banyak masker bedah maupun masker kain yang berwarna-warni dan bermotif. Membiarkan anak untuk memilih motif dan warna masker yang disukai anak juga bisa menjadi motivasi anak untuk menggunakan masker.

  • Terapkan sebuah aturan.

Agar anak tidak lupa mengenakan masker, penting bagi kita untuk mengingatkannya setiap saat. Selain itu, buatlah aturan terkait penggunaan masker.

Misalnya sebelum bepergian, masker harus sudah terpasang sebelum membuka pintu rumah atau sebelum memakai sepatu. Dengan begitu, anakpun akan lebih mudah terbiasa untuk memakai masker kemana pun ia pergi.

  • Jangan memaksa dan memarahinya.

Jika anak belum bisa atau belum terbiasa menggunakan masker, kita tidak perlu memaksa dan memarahinya. Buatlah kebiasaan menggunakan masker ini sebagai hal yang menyenangkan.

Sebelum anak terbiasa, kita harus memastikan anak rajin mencuci tangan dan selalu berada di dekat kita supaya terjaga jaraknya dari orang lain. Bersabarlah dalam mengulang pentingnya memakai masker dan jangan pula lengah dalam memberikan contoh memakai masker yang baik pada anak.

Mengajarkan anak memakai masker memang bukan hal yang mudah. Akan tetapi penting bagi kita untuk menanamkan kebiasaan menggunakan masker, mengingat besarnya kegunaan masker ini dalam memutuskan rantai penyebaran Virus Corona. Selain mengajarkannya untuk menggunakan masker, penting juga bagi kita untuk mengajarkan anak cara mencuci tangan yang benar dan kapan saja ia harus mencuci tangan, serta mengingatkannya untuk menjaga jarak dan mengurangi kontak fisik dengan orang lain. Dan tentunya jangan lupa juga untuk selalu memberikan asupan makanan bergizi dan melengkapi jadwal imunisasi anak, agar daya tahan tubuh anak kuat dan ia bisa terlindungi dari beragam penyakit. (Dn&Hn)

 

 

 

 

 

Referensi :

  1. Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional.
  2. WHO Indonesia. 2020. Anjuran Mengenai Penggunaan Masker Dalam Konteks COVID-19.
  3. WHO Indonesia. 2020. Anjuran Mengenai Penggunaan Masker Untuk Anak-Anak Di Tengah Masyarakat Dalam Konteks COVID-19.