Tim Promkes RSST – Sampai saat ini pemerintah Indonesia masih gencar mengajak seluruh masyarakat untuk menerima vaksin COVID-19. Dengan begitu, pandemi COVID-19 diharapkan segera berakhir dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan normal.

Sebelumnya pemerintah sudah menyiapkan daftar prioritas penerima vaksin COVID-19 dan ada beberapa golongan yang tidak boleh mendapatkan vaksin COVID-19 tersebut, di antaranya kelompok lansia, komorbid, dan ibu menyusui.

Akan tetapi, minggu kemarin pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menetapkan vaksinasi COVID-19 dapat dilakukan pada kelompok lansia, komorbid, penyintas COVID-19 dan ibu menyusui dengan syarat tertentu. Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/I/368/2021, tanggal 11 Februari 2021, tentang Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 pada Kelompok Sasaran Lansia, Komorbid, dan Penyintas COVID-19, serta Sasaran Tunda.

Akan tetapi ada syarat khususnya... Hal ini disebabkan kelompok lansia, komorbid, penyintas COVID-19, dan ibu menyusui mempunyai kondisi tubuh atau kesehatan yang lebih berisiko. Oleh sebab itu, ada syarat khusus yang harus diperhatikan sebelum mendapatkan vaksinasi. Apa saja syarat khususnya?

Yaitu dengan melakukan pemeriksaan riwayat kesehatan tambahan terlebih dulu dan wajib dilaksanakan.

Pelaksanaan pemberian vaksinasi harus tetap mengikuti petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi COVID-19, antara lain bagi kelompok lansia, pemberian vaksinasi pada kelompok usia 60 tahun ke atas diberikan 2 (dua) dosis dengan interval pemberian 28 hari (0 dan 28).

Sementara untuk kelompok komorbid, dalam hal ini hipertensi, dapat divaksinasi kecuali jika tekanan darahnya di atas 180/110 MmHg, dan pengukuran tekanan darah sebaiknya dilakukan sebelum meja skrining. Bagi kelompok komorbid dengan diabetes pun dapat divaksinasi sepanjang belum ada komplikasi akut.

Bagi kelompok komorbid penyintas kanker dapat tetap diberikan vaksin. Selain itu penyintas COVID-19 dapat divaksinasi jika sudah lebih dari 3 (tiga) bulan. Sama halnya ibu menyusui dapat juga diberikan vaksinasi.

Seluruh fasilitas pelayanan vaksinasi harus dilengkapi kit anafilaksis dan berada di bawah tanggung jawab puskemas atau rumah sakit.

Selanjutnya untuk kelompok sasaran tunda akan diberikan informasi agar datang kembali ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk memperoleh vaksinasi COVID-19.

Bagi yang sudah berhasil mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 jangan lupa tetap laksanakan protokol kesehatan 5M, Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan, Menjauhi kerumunan, dan Mengurangi mobilitas. (Hn)

 

 

 

 

 

Referensi               :

  1. https://covid19.go.id/
  2. kemkes.go.id
  3. https://setkab.go.id/
  4. Humas Kemenkes RI. Lansia dan Kelompok Komorbid Bisa Divaksinasi COVID-19, Berikut Ketentuan dari Kemenkes. Dipublikasikan pada 13 Februari 2021.