Tim Promkes RSST – Buah memiliki kandungan gizi, vitamin, mineral dan serat yang sangat perlu untuk dikonsumsi setiap hari. Keanekaragaman warna pada buah tidak hanya sekedar pembeda jenis antar buah yang satu dengan lainnya. Warna buah merupakan sumber informasi dari kandungan nutrisinya. Kandungan dan jenis fitonutrien / phytonutrient dalam buah diindikasikan oleh warna buah. Masing-masing mempunyai manfaat tersendiri untuk tubuh sesuai dengan warnanya. Phytonutrient penting untuk kesehatan, sebaiknya diperhatikan porsi makan buah dan variasi warna buah yang dikonsumsi guna memaksimalkan manfaat bagi kesehatan.

Buah pisang merupakan buah yang dikenal luas di Indonesia. Buah pisang dapat disantap dengan cara dimakan langsung, digoreng, dikukus atau diolah dengan bahan lain. Tapi pisang tidak hanya enak, manfaatnya juga banyak.

Pisang adalah buah yang kaya akan mineral seperti kalium, magnesium, besi, fosfor dan kalsium, mengandung vitamin A, B6 dan C serta mengandung serotonin yang aktif sebagai neurotransmitter untuk kecerdasan otak (Suyanti dan Supriyadi, 2008).

Manfaat pisang bagi kesehatan cukup potensial karena buah pisang mengandung makanan yang bergizi lengkap. Menurut ilmuwan dari Universitas Johns Hopkins di Amerika Serikat bahwa potasium (kalsium) dalam pisang sangat membantu memudahkan pemindahan garam (natrium) dalam tubuh sehingga akan cepat menurunkan tekanan darah (Mulyanti, 2005).

Buah pisang juga memiliki banyak manfaat. Kandungan yang terdapat dalam pisang antara lain vitamin A, vitamin B (thiamine, riboflavin, niacin, vitamin b6, folic acid), vitamin C, kalsium, magnesium, besi dan seng. Dengan demikian pisang juga merupakan salah satu bahan pangan yang mampu meningkatkan gizi masyarakat (Kasijadi, 2006).

Buah pisang selain enak dan lezat rasanya juga mengandung gizi cukup tinggi. Pisang mempunyai kandungan gizi sangat baik antara lain menyediakan energi cukup tinggi dibandingkan dengan buah-buahan lain. Pisang kaya mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, besi dan kalsium. Pisang juga mengandung vitamin yaitu A, B1, B6, B Komplek, C (Rismunandar, 1986).

Kandungan energi pisang merupakan energi instan, yang mudah tersedia dalam waktu singkat sehingga bermanfaat dalam menyediakan kebutuhan kalori sesaat. Karbohidrat pisang merupakan cadangan energi yang sangat baik digunakan dan dapat secara cepat tersedia bagi tubuh. Untuk penggemar olah raga, buah pisang dengan segala zat-zatnya merupakan sumber energi yang cepat dapat dimanfaatkan karena mudah dicernakan (Rismunandar, 1986).

Manfaat buah pisang antara lain :

  1. Membantu mengatasi hipertensi.
  2. Sumber karbohidrat dan vitamin A.
  3. Pisang memperlancar metabolisme.
  4. Meningkatkan kekebalan tubuh.
  5. Melancarkan aliran oksigen ke otak.
  6. Mengatasi anemia
  7. Menurunkan berat badan.
  8. Menyehatkan tulang
  9. Pisang sebagai “mood food“.
  10. Untuk merawat kulit.

Sebaiknya Anda tidak boleh terlena dengan banyaknya manfaat dari buah pisang. Meskipun bermanfaat untuk kesehatan, buah pisang dapat memicu sejumlah dampak buruk atau efek samping apabila dikonsumsi berlebihan.

Dan untuk sebagian orang yang memiliki riwayat penyakit tertentu buah pisang memiliki efek negatif bagi kesehatan sehingga sebaiknya menghindari untuk tidak mengkonsumsi buah pisang. (Tn)

 

 

 

 

 

Referensi               :

  1. p2ptm.kemkes.go.id
  2. http://eprints.umm.ac.id
  3. http://etheses.uin-malang.ac.id
  4. Komarayanti Sawitri. 2017. Ensiklopedia Buah-buahan Lokal Berbasis Potensi Alam Jember Encyclopedia of Local Fruits Based on Natural Potential Jember. Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Jember. Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi Volume 2 Nomor 1. Hlm 62.