dr. Adika Mianoki, Sp.S – Nyeri kepala adalah keluhan yang sering dialami oleh pasien. Secara umum, nyeri kepala dibagi menjadi 2 (dua) yaitu nyeri kepala primer dan nyeri kepala sekunder. Nyeri kepala primer umumnya tidak berbahaya meskipun sering menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman sehingga mengganggu aktifitas pasien. Yang perlu diwaspadai adalah nyeri kepala sekunder, khususnya nyeri kepala yang diakibatkan karena adanya kelainan atau penyakit spesifik di otak.

Nyeri kepala sekunder bisa disebabkan karena berbagai penyakit atau kelainan di otak seperti stroke, kelainan pembuluh darah otak (aneurysma atau arterivenous malformation), tumor otak, infeksi otak (meningitis, encephalitis, abses), ataupun karena pengaruh cedera kepala. Ada beberapa tanda yang perlu diwaspadi apabila nyeri kepala yang muncul disertai beberapa tanda bahaya.

Berikut ini adalah tanda bahaya nyeri kepala yang harus diperhatikan. Jangan disepelekan jika nyeri kepala disertai gejala berikut ini :

  1. Nyeri kepala sangat hebat yang muncul secara tiba-tiba tanpa sebab yang jelas.
  2. Nyeri kepala yang meningkat karena batuk, bersin, dan mengejan.
  3. Nyeri kepala disertai kelainan neurologis berupa :
  • Penurunan kesadaran
  • Kejang
  • Perubahan fungsi kognitif (daya ingat) atau perubahan mental
  • Kelemahan atau rasa baal / kesemutan pada satu sisi tubuh
  • Gangguan keseimbangan
  • Gangguan penglihatan berupa hilangnya penglihatan tiba-tiba, gangguan lapang pandang, atau pandangan tampak kabur / dobel
  • Kesulitan berbicara dan gangguan komunikasi
  1. Nyeri kepala disertai gejala sistemik, seperti demam, sesak napas, penurunan berat badan, mual, dan muntah
  2. Nyeri kepala yang terjadi setelah trauma / cedera kepala
  3. Nyeri kepala yang pertama kali muncul pada usia > 50 tahun
  4. Nyeri kepala yang tidak membaik atau bertambah berat setelah minum obat anti nyeri
  5. Nyeri kepala hebat pada pasien yang memiliki riwayat penyakit kronis lain seperti tekanan darah tinggi, jantung, stroke, dan diabetes

Hal-hal di atas adalah di antara tanda nyeri kepala yang memerlukan penangananan lebih lanjut. Jika Anda merasakan nyeri kepala dengan salah satu atau lebih tanda-tanda di atas, segera periksakan ke dokter. Jangan tunda lagi karena mungkin saja itu merupakan suatau kegawatdaruratan yang perlu penannganan segera.

 

 

 

 

 

Referensi               :

  1. Thien Phu Do, MD, et.al. Red and Orange Flags For Secondary Headaches In Clinical Practice. Neurology. 2019 Jan 15; 92(3): 134-144.
  2. Todd J. Schwedt, MD, FAHS. 2015. Headache “Red Flags” : When to See Your Doctor. www.americanmigrainefoundation.org.