Klaten – Seperti yang kita ketahui bahwa Hari AIDS Sedunia diperingati setiap tanggal 1 Desember untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS di seluruh dunia yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV dan juga baik diketahui masyarakat agar tidak lagi ada diskriminasi dan mengucilkan penderitanya.

Sering kali HIV/AIDS tertulis dan disebut sebagai satu istilah. Akan tetapi HIV dan AIDS mempunyai arti yang berbeda. HIV merupakan singkatan dari “Human Immunodeficiency Virus”. Virus ini merupakan virus yang dapat menyebabkan AIDS. Jika terinfeksi HIV, akan dikatakan sebagai HIV positif.

HIV menyerang sistem kekebalan tubuh, yang mana adalah pertahanan tubuh terhadap penyakit. Jika sistem kekebalan tubuh seseorang telah dirusak oleh virus, maka akan mengembangkan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Ini berarti mereka akan mendapatkan infeksi dan penyakit yang mana tubuh mereka biasanya bisa melawan.

Didiagnosa menderita HIV bukan berarti seseorang memiliki AIDS atau mereka akan meninggal. Perawatan akan memperlambat kerusakan pada sistem kekebalan tubuh sehingga orang dengan HIV dapat tetap baik, hidup sehat dan berkualitas hidupnya.

dr. Taufik Hidayat, Sp.PD; dokter spesialis penyakit dalam di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten (RSST) menjadi narasumber dalam live talkshow kesehatan di Radio Candi Sewu Klaten pada Rabu, 18 Desember 2019 pukul 10.00 – 11.00 WIB dengan tema “HIV AIDS”.

Talkshow kesehatan berlangsung selama 60 menit dengan metode dialog interaktif. Masyarakat dapat mengajukan pertanyaan seputar tema kepada narasumber melalui line telepon, WA maupun SMS ke nomor Radio Candi Sewu Klaten.

Talkshow kesehatan terbagi menjadi 6 (enam) segmen. Dari mulai segmen 3 (tiga) hingga segmen 5 (lima), ada 3 (tiga) sobat pendengar talkshow kesehatan di Radio Candi Sewu Klaten yang mengajukan pertanyaan seputar tema ini.

Dalam talkshow kesehatan ini, dr. Taufik Hidayat, Sp.PD juga menyampaikan pesan kesehatan kepada seluruh pendengar agar tidak terjangkit virus dan menekan angka kasus HIV AIDS, hindari berhubungan seks dengan lebih dari satu pasangan / tidak setia dengan pasangan dan hindari perilaku berisiko seperti menggunakan narkoba jarum suntik.

Bila sudah melakukan perilaku berisiko tersebut, segera lakukan tes HIV. Apabila tes HIV positif, jalani hubungan seksual yang aman, menggunakan kondom, serta menghindari penggunaan jarum suntik bergantian adalah pilihan terbaik serta minum obat ARV sesuai dengan petunjuk dokter agar hidup tetap produktif.

??????
??????
??????