Setiap tahun diperingati Hari Kanker Sedunia pada tanggal 4 Februari. Pada tahun 2019 ini, peringatan Hari Kanker Sedunia mengambil tema “Saya Adalah dan Saya Akan (I am and I Will)”, yang bertujuan untuk mengingatkan, mendorong, dan mengajak semua pihak terkait melakukan kampanye perang melawan kanker guna mengurangi beban akibat kanker.

Pemerintah memiliki sejumlah kebijakan dan program pengendalian kanker di Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan deteksi dini, penemuan dan tindak lanjut dini kanker, meningkatkan kualitas hidup penderita kanker, dan menurunkan angka kematian akibat kanker. Untuk mencapai tujuan tersebut, dilaksanakan program pengendalian kanker yang meliputi upaya promotif dan preventif dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat akan kanker, pengadaan kegiatan pemberdayaan masyarakat berupa Posbindu PTM, dan juga deteksi dini kanker.

Program deteksi dini utamanya dilakukan pada kanker leher rahim dan payudara yang merupakan jenis kanker tertinggi di Indonesia. Upaya tersebut berupa skrining kanker leher rahim dengan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dan kanker payudara dengan edukasi periksa payudara sendiri (SADARI) dan Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS).

Periksa Payudara Sendiri atau SADARI yang dilakukan secara rutin, dapat menjadi cara penting untuk menemukan kanker payudara secara dini atau pada saat masih besar kesempatan untuk mengobatinya secara efektif. SADARI adalah salah satu langkah kunci yang bisa dan harus dilakukan demi diri sendiri.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat luas dan masyarakat Klaten pada khususnya, disampaikan beberapa hal mengenai SADARI tersebut pada siaran kesehatan di Radio Siaran Publik Daerah (RSPD) Kab. Klaten Rabu, 13 Februari 2019 dengan narasumber Ibu Naning Wulandari, SST dari Instalasi Persalinan RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten.

Pada siaran kesehatan RSPD ini, disampaikan juga mengenai informasi seputar Aplikasi Sehat Pedia oleh Martha Christa Uli Br. H., A.Md dari Instalasi Pemasaran dan Humas.

Materi disampaikan secara dialog interaktif selama kurang lebih 30 menit. Kegiatan siaran kesehatan rutin dilaksankan di RSPD Klaten setiap bulan sekali sesuai dengan program kerja Unit Promosi Kesehatan Masyarakat (PKRS) RSST.