dr. Bambang Sumantoro, Sp.P – Kanker Paru adalah sebuah bentuk perkembangan sel yang sangat cepat (abnormal) di dalam jaringan paru yang disebabkan oleh perubahan bentuk jaringan sel atau ekspansi dari sel itu sendiri. Jika dibiarkan pertumbuhan yang abnormal ini dapat menyebar ke organ lain, baik yang dekat dengan paru maupun yang jauh misalnya tulang, hati atau otak.

Penyebab paling besar dari kanker paru adalah kebiasaan merokok tapi hanya sebanyak 10% perokok terserang penyakit tersebut. Penyakit itu menimbulkan sedikit gejala sampai berkembang, yang berarti pasien jarang didiagnosis atau dirawat hingga sudah sangat terlambat untuk diobati. Selain itu juga terdapat penyebab lainnya sehingga orang menderita penyakit kanker paru, di antaranya akibat lingkungan kerja yang tidak sehat terutama kondisi udara yang telah terkontaminasi oleh zat-zat polutan dari asap pembakaran, polusi udara kibat asap kendaraan, asap rokok maupun polusi udara yang disebabkan oleh zat asbes. Dalam lingkungan kerja yang seperti ini, sangat diharapkan untuk menggunakan alat pelindung seperti masker. Penyakit yang paling banyak diderita yang menyebabkan timbulnya kanker paru di antaranya adalah penyakit TBC dan Pneumonia. Kedua dapat mengakibatkan luka pada jaringan sel organ paru-paru sehingga memicu terjadinya pertumbuhan  sel yang abnormal di dalam rongga tersebut. Jenis kanker paru yang biasanya timbul akibat penyakit ini adalah jenis adenoma.

Beberapa jenis penyakit yang berhubungan dengan paru-paru :

  1. Asma

Istilah asma seringkali digunakan untuk menggambarkan kondisi sulit bernapas atau sesak napas akibat dari adanya pnyempitan pada pembuluh tenggorokan. Gejala yang muncul pada penderita asma di antaranya adalah suara napas yang mengikik dengan atau tanpa sesak napas, napas yang mengikik dapat muncul jika ada pemicu atau karena sebab lain. Menderita sesak napas, sering disertai napas, sering disertai sesak nafas mengikik dan batuk, tapi dapat juga muncul sendiri. Batuk dengan lendir atau batuk kering dapat merupakan pertanda asma.

  1. Batuk

Batuk merupakan salah satu gangguan pada tenggorokan, paru, atau bronkus (saluran pipa udara yang masuk ke paru). Jenis batuk adalah : batuk kering dengan sedikit atau tanpa dahak, batu dengan sedikit atau banyak dahak, batuk dengan suara berdengih atau melengking dan sukar bernafas, batuk tahunan atau menetap, dan batuk darah.

  1. Bronchitis

Ditandai dengan menderita batuk berlendir yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama bahkan sampai bertahun-tahun. Penyakit ini sangat rentan terhadap para perokok berat dan mereka yang berusia lanjut.

  1. Pneumonia

Penyakit ini merupakan infeksi paru yang sudah akut. Infeksi ini sering kali terjadi setelah penyakit pernafasan lain seperti campak, batuk rejan, influenza, asma, peradangan saluran pernafasan (bronkitis) atau penyakit lainnya.

Mengenali Gejala Kanker Paru

Tanda dan gejala kanker paru ini hanya akan muncul saat perkembangan abnormal sel ini semakin parah ke arah stadium yang lebih lanjut, dan ini memerlukan waktu bertahun-tahun sejak awal perkembangannya. Bahkan ada kemungkinan tidak menampakkan adanya tanda dan gejala khusus, melainkan hanya tampak jika dilakukan dengan pemeriksaan sinar-X. Namun apabila beberapa tanda dan gejala di bawah ini dirasakan, sebaiknya segera periksa ke dokter :

  1. Batuk-batuk yang lama pada orang perokok.
  2. Kesulitan bernafas (nafas pendek).
  3. Batuk mengeluarkan darah (meskipun jumlah sedikit).
  4. Sering mengalami infeksi paru (pneumonia atau bronchitis).
  5. Adanya nyeri dada, bahu dan bagian punggung.
  6. Suara yang berubah dari biasanya.
  7. Batuk lebih dari 2 (dua) minggu pada orang yang tidak merokok.
  8. Lainnya seperti susah menelan, leher dan wajah tampak membengkak, nafsu makan berkurang, hilangnya berat badan, cepat lelah atau lemah.

Selain gejala-gejala di atas, gejala kanker paru pada perokok juga dapat dikenali lewat mulut si penderita. Menurut beberapa peneliti di Amerika Serikat, sel-sel yang melapisi mulut dapat mencerminkan kerusakan molekul yang disebabkan oleh rokok pada lapisan paru. Pemeriksaan jaringan oral yang melapisi mulut untuk mengukur perubahan molekul yang disebabkan kanker pada paru dapat menyelamatkan pasien dan orang yang beresiko terserang kanker paru dari prosedur tak nyaman yang digunakan saat ini, kata tim peneliti tersebut. Mereka berharap akan ada kemungkinan untuk pada suatu hari menyeka mulut perokok guna meramal siapa yang akan terserang kanker paru, sehingga meenghindari biopsi berbahaya dan menyakitkan pada paru. Menurut Dr. Li Mao, seorang ahli penyakit kanker kepala, tengkuk dan paru di M.D Anderson Cancer Center, University of Texas, Houston, pemeriksaan tersebut juga akan mampu meramalkan kanker lain yang mungkin diderita.

Tindakan Pencegahan

Mencegah lebih baik daripada mengobati, selain itu tindakan pencegahan itu lebih murah dan dapat dilakukan oleh siapa saja dengan cara yang sangat sederhana. Untuk mencegah timbulnya penyakit kanker, maka anda bisa melakukan kegiatan olah raga secara rutin, meminimalkan pikiran-pikiran yang berat yang bisa memicu stress, pola makan dan istirahat yang teratur dan lakukan latihan.