Klaten – Pada hari raya Idul Fitri atau hari lebaran identik dengan adanya arus mudik dan arus balik lebaran. Kondisi yang muncul setiap tahunnya adalah tingkat kemacetan dan angka kecelakaan kendaraan yang meningkat.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyiapkan 3910 pos kesehatan yang tersebar di seluruh Indonesia selama arus mudik dan arus balik lebaran 2018. Jumlah ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2017 dengan tambahan 84 pos kesehatan.

Pos kesehatan tersebut terdiri dari pos kesehatan termasuk fasilitas kesehatan di antaranya rumah sakit, puskesmas, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Balai dan Public Safety Center (PSC) 119.

Dalam rangka menyiapkan kondisi ini instansi terkait, baik melalui Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Badan SAR Nasional dan pemangku kepentingan lain termasuk BUMN terus bersinergi dan saling berkoordinasi. Begitu juga dengan yang dilakukan oleh Pemerintah di Kabupaten Klaten.

Dalam hal ini, RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten juga turut serta dalam kegiatan pos kesehatan tersebut. Tim Ambulance RSST ini bergabung dengan Tim Pos PAM terpadu di Pos PAM Prambanan. Selain itu dari Tim IGD RSST juga siap menerima kiriman / rujukan apabila ada korban kecelakaan pada arus mudik maupun arus balik lebaran.