Nurul Kusniyanti, S.Kep.Ns – Sobat sehat sering mendengar serangan jantung? Apa sebenarnya pengertian dari serangan jantung? Berikut penjelasannya :

Sindrom koroner akut atau serangan jantung adalah gangguan jantung serius ketika otot jantung tidak mendapat aliran darah.

  • Kondisi ini akan mengganggu fungsi jantung dalam mengalirkan darah ke seluruh tubuh.
  • Dalam dunia kedokteran, serangan jantung disebut juga sebagai infark miokard.

Apa saja penyebabnya ?

  • Penyebab utama terjadinya serangan jantung adalah tersumbatnya pembuluh darah yang mensuplai makanan ke otot jantung yang dikenal dengan nama pembuluh darah koroner.
  • Sumbatan ini bisa macam-macam, seperti plak, sobekan dinding jantung, tumpukan lemak (kolesterol), bekuan darah, dan lain-lain.
  • Penyempitan / penyumbatan pembuluh darah tersebut dapat menghentikan aliran darah ke otot jantung yang sering ditandai dengan nyeri.
  • Dalam kondisi yang parah, kemampuan jantung memompa darah dapat hilang.
  • Hal ini dapat merusak sistem pengontrol irama jantung dan berakhir dengan kematian

Faktor risiko serangan jantung ada 2, yakni :

  • Faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi.
  1. Jenis Kelamin
  2. Usia
  3. Genetik
  • Faktor risiko yang dapat dimodifikasi.
  1. Merokok
  2. Hipertensi
  3. Diabetes mellitus
  4. Dislipidemia
  5. Stres
  6. Obesitas
  7. Kurang olahraga

Gejala dari serangan jantung antara lain :

  • Nyeri dada seperti tertekan benda berat atau terasa panas ataupun seperti diremas yang dapat menyebar ke daerah leher, rahang, lengan atau punggung
  • Sesak nafas
  • Keringat dingin
  • Pusing
  • Gangguan pencernaan, seperti mual, muntah atau sakit perut
  • Penurunan kesadaran

Lokasi keluhan nyeri dada :

  • Di belakang tulang dada
  • Di belakang tulang dada menjalar ke leher
  • Dari dada ke bahu dan lengan
  • Dari dada menjalar ke leher
  • Dari dada kiri bawah di ulu hati (sering ditafsirkan sakit maag)
  • Didaerah punggung di antara kedua belikat

Berikut ini adalah tips pencegahannya :

Perubahan gaya hidup dengan P A T U H

P             Periksa kesehatan secara rutin dan ikuti anjuran dokter

A            Atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat dan teratur

T             Tetap diet dengan gizi seimbang

U            Upayakan aktifitas fisik dengan aman

H            Hindari asap rokok, alkohol dan zat karsinogenik lainnya

Yang sebaiknya dilakukan ketika terjadi serangan jantung?

Mengetahui cara pemberian pertolongan pertama adalah bagian terpenting dari serangan jantung, karena setiap waktu yang berlalu sangatlah berharga untuk Anda atau orang lain.

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan ketika Anda merasa bahwa orang lain atau bahkan Anda sendiri mengalami serangan jantung :

  • Menghubungi nomor darurat medis setempat. Jangan mengabaikan atau mencoba untuk menahan gejala selama lebih dari 5 menit.
  • Jika Anda tidak memiliki akses ke layanan medis darurat, hubungi tetangga atau teman untuk mengantar penderita ke rumah sakit terdekat.
  • Jangan biarkan seseorang yang terkena serangan jantung mengemudi sendiri.

Hal-hal yang harus dihindari :

  • Jangan tinggalkan penderita sendirian, selain untuk meminta bantuan, jika diperlukan.
  • Jangan biarkan korban membiarkan gejala yang terjadi dan meminta Anda untuk tidak memanggil bantuan.
  • Jangan menunggu hingga gejala menghilang.
  • Jangan berikan apapun kepada penderita melalui mulut, selain obat-obatan yang diperlukan.

 

 

 

 

 

Referensi               :

  1. Zahrawardani Diana, Kuntio Sri Herlambang, Hema Dewi Anggraheny. 2013. Analisis Faktor Risiko Kejadian Penyakit Jantung Koroner di RSUP dr. Kariadi Semarang. Jurnal Kedokteran Muhammadiyah Volume 1 Nomor 2. Hlm 13-14.
  2. https://jurnal.unimus.ac.id.
  3. http://jurnal.fkm.unand.ac.id.