Klaten, Selasa 21 Juni 2022 pukul 09.00, Tim Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro  (RSST) menyelenggarakan penyuluhan kesehatan dengan tema “Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Pasien Post Hemiarthroplasty (HAP)”, dengan narasumber Bapak Haris Darmawan SST dari Instalasi Rehabilitasi Medik. Acara diselenggarakan di ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan RSST.

Hemiarthroplasty (HAP) adalah prosedur pembedahan untuk mengganti setengah dari sendi panggul/pinggul dengan prostesis atau sendi buatan. Gejala penyerta setelah operasi HAP adalah nyeri, pembengkakan, keterbatasan gerak, keterbatasan kemampuan fungsional. Sehingga dibutuhkan peran fisioterapi untuk mengurangi/ mengatasi gejala penyerta tersebut. Terapi Latihan atau exercise therapy merupakan aktivitas fisik yang sistematis dan bertujuan untuk memperbaiki atau mencegah gangguan fungsi tubuh, memperbaiki kecacatan, mencegah atau mengurangi faktor resiko gangguan kesehatan dan mengoptimalkan status kesehatan dan kebugaran (Kisner & Colby, 2013).

Gambaran HAP

Latihan bagi pasien setelah operasi Hemiarthroplasty (HAP)

*Hari ke 1-2

-Breathing exercise/ latihan nafas

-Pumping ankle exercise/ gerakan memompa pergelangan kaki

-Latihan pasif Range Of Motion (ROM) untuk sendi panggul

-Latihan duduk jika sdh tidak pusing atau mual

*Hari ke 2 – 4

-Melanjutkan latihan sebelumnya

-Latihan Range Of Motion (ROM)

-Latihan Duduk tanpa sandaran di tepi bed

-Latihan Berdiri dengan alat bantu

*Hari ke 4 – seterusnya

Meneruskan latihan sebelumnya, setelah berdiri tidak dijumpai keluhan yang berlebihan

dilanjutkan latihan berjalan dengan walker.

Antusias peserta sangat baik serta ada umpan balik pertanyaan dari pasien kepada narasumber.

Daftar Pustaka

  1. Kisner, C., Colby, L. A., & Borstad, J. (2018). Therapeutic E xercise: foundations and techniques 7th Edition. Philadelphia: F.A. Davis Company
  2. Kurniawan Adhista Yosalfa. 2017. Efek Perbedaan Panjang Kaki terhadap Fungsi Sendi Panggul pada Pasien Pasca Operasi Hemiartroplasti Sendi Panggul di Jember. Fakultas Kedokteran Universitas Jember. Journal of Agromedicine and Medical Sciences. Volume 3 Nomer 2.