Posted by Sub Substansi Hukormas at Maret 31, 2022 11:13 am Informasi Rumah Sakit

Sebanyak 15 Kepala Desa di Klaten mengikuti pelatihan penanganan gawat darurat korban kecelakaan lalu lintas. Pelatihan ini digelar untuk memberikan edukasi agar tak salah memberikan penanganan kedaruratan ketika ada korban kecelakaan lalu lintas. Kegiatan bertajuk Pelatihan Penanganan Gawat Darurat ini diselenggarakan oleh PT Jasa Raharja berkolaborasi dengan TIM PPGD (Penanggulangan Penderita Gawat Darurat) RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten serta menggandeng peserta dari Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa (Papdesi) Klaten. Kegiatan di selenggarakan di Hotel Grand Tjokro Klaten, Rabu (30/3/2022). Selain Kades, pelatihan jg diikuti oleh 15 sukarelawan desa.
Tim PPGD RSST Klaten menerjunkan Sembilan personil terdiri dari 2 orang dokter dan 7 orang perawat untuk memberikan pelatihan kepada Relawan Peduli Keselamatan Lalu Lintas.
Materi yang disampaikan dan dilatihkan secara langsung antara lain Basic Life Support Bystander, disampaikan oleh dr. Dian Ibnu Wahid Sp. B dan Stabilisasi Evakuasi Transportasi oleh dr. Riyan Rochaniawan. Pada sesi praktik Basic Life Support, relawan dilatih untuk bisa mengidentifikasi kondisi korban kecelakaan lalu lintas melalui nafas, nadi dan detak jantung. Relawan diajarkan untuk memberikan bantuan hidup dasar yaitu dengan memeriksa dan membersihkan jalan pernafasan serta memberikan Resusitasi Jantung Paru (RJP).
Pada sesi praktik Stabilisasi Evakuasi Transportasi, relawan diajarkan untuk mampu memberikan bantuan kepada korban lakalantas baik dari evakuasi tulang yang patah, sampai dengan evakuasi dan transportasi korban menggunakan Scoop Strecher hingga bantuan dari ambulance rumah sakit datang.
“Hal pertama dan utama sebelum memberikan bantuan kepada korban lakalantas adalah aman diri dan aman lingkungan dulu, jangan sampai korban bertambah dari penolong kalau tidak mengutamakan dua hal tersebut” ungkap dr Dian.
Di akhir sesi relawan diajarkan untuk bisa mengoperasionalkan brankard ambulan agar resiko cidera dalam transportasi korban bisa diantisipasi.
Pada penutupan kegiatan pelatihan, PT. Jasa Raharja menghibahkan 1 buah scoop stretcher dan 1 buah tabung oksigen kepada tim PPGD RSST.