Tim Humas RSST – Umumnya memakai masker harus menutup dari bagian hidung sampai ke dagu dan dipastikan tertutup dengan baik. Tetapi, sebagian orang sering menggunakan masker dengan cara yang tidak tepat, salah satunya memakainya di bawah hidung dengan alasan susah bernapas.

Menurut studi penelitian dari beberapa ahli kesehatan, memakai masker di bawah hidung atau half-masking dapat memberikan kesempatan Virus Corona untuk masuk ke dalam tubuh.

Ada studi penelitian yang menunjukkan bahwa Virus Corona cenderung pertama kali masuk dan menginfeksi rongga hidung. Lalu, virus tersebut masuk ke dalam paru-paru, tempat virus tersebut bisa berkembang menjadi pneumonia.

Diungkapkan pula bahwa virus ini menargetkan reseptor sel ACE2 (Angiotensin Converting Enzyme 2) sebagai perantara untuk masuk ke dalam tubuh. Menurut penelitian tersebut, reseptor ACE2 ini banyak terdapat di jaringan lapisan hidung dan lebih sedikit di saluran pernapasan bagian bawah.

Akan tetapi SARS-CoV-2 ini sudah belajar untuk menghindari mekanisme pertahanan inang hidung yang normal dan menggunakan reseptor ini untuk menginfeksi sel lapisan hidung. Sel hidung diberkahi dengan kemampuan untuk menghasilkan jutaan virus saat terinfeksi. Virus yang diproduksi di hidung kemudian didistribusikan ke jaringan penciuman di atap hidung yang menyebabkan hilangnya bau. Lalu ke mulut, menginfeksi kelenjar ludah dan menghasilkan gejala mulut kering, dan ke paru-paru tempat menyebabkan pneumonia yang berujung sesak nafas hingga kematian. Jadi masker harus melindungi hidung agar efektif mencegah penularan dan penyebaran COVID-19.

Meskipun demikian dengan adanya pemakaian masker yang benar dapat mencegah pemaparan droplet, namun juga tidak kalah pentingnya untuk selalu menjaga imunitas tubuh baik mengkonsumsi makanan yang bergizi, maupun berolahraga secara teratur. (Dn)

 

 

 

 

 

Referensi :

www.detikhealth.com