Tim Humas RSST – Meskipun tidak bergejala, tapi bisa menularkan Virus Corona. Itulah Orang Tanpa Gejala atau OTG, yaitu kelompok pasien Virus Corona terbaru dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Sama seperti Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan suspect Virus Corona, OTG juga dirasakan meresahkan pemerintah dan masyarakat, karena bisa menularkan Virus Corona ke masyarakat, walaupun tidak memiliki gejala atau gejala yang terlihat secara langsung.

Kenali lebih jauh tentang OTG dan orang-orang yang berpotensi menjadi OTG.

Apa itu OTG?

Menurut Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (COVID-19) yang dikeluarkan oleh Kemenkes, OTG adalah seseorang yang tidak bergejala tapi berisiko telah tertular Virus Corona dari pasien COVID-19. Selain itu, OTG memiliki kontak erat dengan kasus positif COVID-19. Dalam hal ini Kemenkes sendiri telah menjelaskan secara rinci yang dimaksud dengan kontak erat, dalam pedoman tersebut.

Kontak erat adalah aktivitas berupa kontak fisik, berada dalam ruangan, ataupun telah berkunjung, dalam radius 1 meter dengan pasien berstatus PDP atau positif COVID-19, dalam waktu 2 hari sebelum kasus timbulnya gejala, hingga 14 hari setelah kasus timbul gejala.

Siapa saja yang termasuk kontak erat?

Dalam versi terbarunya, Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (COVID-19) menjelaskan tentang orang-orang yang termasuk kontak erat.

Menurut Kemenkes, individu dengan kategori ini, masuk dalam kategori kontak erat :

  1. Petugas medis

Petugas kesehatan yang memeriksa, merawat, mengantar, dan membersihkan ruangan di tempat perawatan khusus tanpa menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) sesuai standar.

  1. Berada dalam satu ruangan dengan pasien Virus Corona

Orang yang berada dalam suatu ruangan yang sama dengan pasien Virus Corona (termasuk tempat kerja, kelas, rumah, atau acara besar) dalam 2 hari sebelum pasien tersebut mengalami gejala dan hingga 14 hari setelahnya.

  1. Orang yang bepergian bersama pasien Virus Corona

Orang yang bepergian bersama (dalam radius 1 meter) dengan segala jenis alat angkut maupun kendaraan dalam 2 hari sebelum pasien mengalami gejala, hingga 12 hari setelah timbul gejala.

Apakah OTG memiliki ciri-ciri?

Ciri-ciri OTG tentu sangat sulit diketahui. Sebab, mereka tidak mempunyai gejala Virus Corona. Lantas, apa yang harus kita lakukan untuk mencegah terpapar virus ini dari seorang OTG?

Satu hal yang perlu diperhatikan tentunya masyarakat dihimbau untuk mengikuti anjuran tinggal di rumah dan mengurangi aktivitas di luar rumah. Kemudian, penting untuk menjaga jarak aman apabila kemungkinan akan melakukan  bepergian. Dan yang tidak kalah penting, kita sendiri pun mungkin tidak mengetahui bahwa kita termasuk pada kelompok OTG, sehingga tanpa sadar kita ikut menyebarkan virus kepada yang lain. Hal inilah yang menyebabkan badan kesehatan dunia World Health Organization (WHO) dan Kemenkes menganjurkan penggunaan masker ketika beraktivitas di luar rumah, untuk mencegah meningkatnya penyebaran Virus Corona.

Hal ini langsung disampaikan oleh pemerintah untuk penanganan COVID-19, menegaskan bahwa setiap warga yang ingin beraktifitas keluar rumah, dihimbau untuk menggunakan masker, dan cukup menggunakan masker dari bahan kain dikarenakan, masker bedah dan N95 hanya disarankan untuk petugas kesehatan yang merawat pasien Virus Corona, bukan untuk masyarakat umum.

Masyarakat diharapkan bisa menggunakan masker kain walaupun dalam hal ini dapat digunakan secara berulang-ulang, dengan satu syarat, yakni satu masker kain tidak boleh digunakan lebih dari 4 jam. Selain itu, harus dicuci menggunakan deterjen.

Langkah ini diperlukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona selain dengan mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir minimal 20 detik.

Gejala Terkena Virus Corona :

Meskipun awalnya tidak menunjukkan gejala, namun menurut penelitian, gejala pada akhirnya dapat muncul sekitar 0-24 hari setelah terpapar virus.

Gejala terinfeksi Virus Corona biasanya muncul dalam bentuk ringan dan secara bertahap. Secara umum gejala terinfeksi Virus Corona yang utama adalah :

  1. Demam tinggi
  2. Batuk kering
  3. Merasa lemas
  4. Sesak napas

(Dn)

 

 

 

 

 

Referensi :

  1. sehatq.com
  2. www.who.int