Nutrisi dan Perannya untuk Pencegahan Infeksi COVID-19

Marjudi, A.Md.Gz – Tahun 2020 gempar dengan adanya wabah Virus Corona yang melanda di seluruh dunia tidak terkecuali wilayah Indonesia. Penyebaran virus yang sangat cepat. Virus dapat menginfeksi terhadap siapa saja. Pencegahan dari infeksi Virus Corona dengan menerapkan pola hidup sehat. Pencegahan berupa penerapan kebersihan terhadap diri sendiri, lingkungan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Peningkatan daya tahan tubuh atau imunitas dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi dan melakukan olah raga secara rutin.

Seperti yang diketahui, Virus Corona menyerang manusia dengan imunitas tubuh yang rendah, sehingga imunitas tubuh memang harus ditingkatkan untuk mencegah virus tersebut masuk ke dalam tubuh. Dalam mencegah terinfeksi dari Virus Corona sangat penting untuk mengonsumsi berbagai makanan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Faktor yang mempengaruhi kerentanan terhadap infeksi virus adalah genetik (faktor keturunan), daya tahan tubuh, usia dan kesehatan secara umum.

Peran Status Nutrisi terhadap Daya Tahan Tubuh

   Kurang gizi –> pertahanan tubuh lemah –> mudah infeksi

   Indeks massa tubuh yang tinggi (kelebihan berat badan atau kegemukan) –> peradangan berlebihan, rentan infeksi seperti influenza, dan lebih berisiko komplikasi –> penyakit lebih parah

Setiap manusia pasti membutuhkan makanan untuk menjalankan metabolisme. Berbagai sumber makanan dapat berasal dari hewan dan tumbuhan. Manusia memerlukan semua unsur tumbuhan dan binatang untuk mempertahankan status gizi dalam keadaan baik dan bertahan hidup. Seperti yang kita ketahui tubuh manusia terdiri dari sel-sel yang perlu perawatan dan asupan nutrisi. Mengkonsumsi makanan sehat menjadi satu cara untuk membuat sel tubuh tetap aktif. Namun banyak orang malah belum mengerti mengenai manfaat makanan untuk tubuh. Agar lebih jelas berikut ini ada 7 (tujuh) fungsi makanan bagi tubuh manusia yang sebaiknya diketahui.

Berikut ini beberapa manfaat makanan untuk tubuh manusia :

  1. Sebagai Sumber Energi

Semua zat makanan yang dihasilkan dari sistem pencernaan akan menghasilkan energi untuk tenaga dalam melakukan aktivitas. Bisa dibayangkan jika asupan makanan ke tubuh tidak ada atau hanya dalam jumlah kecil maka energi tidak akan cukup untuk digunakan beraktivitas sehingga terasa lemas atau mengantuk.

  1. Untuk Pertumbuhan Tubuh

Pertumbuhan badan setiap orang akan membutuhkan banyak nutrisi dari makanan yang dikonsumsi setiap hari. Rata-rata setiap manusia akan mengkonsumsi makanan sebanyak 3 kali sehari. Jadi pertumbuhan seseorang akan cepat atau lambat tergantung dari asupan nutrisi makanan.

  1. Sebagai Antibodi Tubuh

Berbagai sumber nutrisi seperti vitamin sangat membantu tubuh untuk bertahan terhadap serangan penyakit. Kualitas makanan yang baik terdiri dari sayuran, lauk, karbohidrat, serta vitamin bisa mempertahankan tubuh dari serangan penyakit.

  1. Untuk Memperbaiki Jaringan Tubuh

Jaringan tubuh yang mengalami kerusakan seperti luka akan banyak membutuhkan nutrisi makanan yang cukup besar. Nantinya semua kandungan gizi dalam makanan yang dikonsumsi akan membuat jaringan yang rusak kembali berfungsi kembali secara optimal.

  1. Pengaturan Proses Dalam Tubuh

Proses metabolisme dalam tubuh sangat rumit dan memutuhkan peran dari semua nutrisi makanan yang dikonsumsi. 7 (tujuh) fungsi makanan bagi tubuh manusia yang penting adalah untuk membantu proses semua organ dalam tubuh agar befungsi normal.

  1. Berguna untuk Menghangatkan Tubuh

Berbagai sumber makanan bisa memberikan efek hangat pada tubuh. Seperti mengkonsumsi makanan dari daging hewan ditambah dengan bumbu masakan sehingga menciptakan sensasi hangat untuk tubuh.

  1. Melindungi Organ Penting Dalam Tubuh

Organ penting dalam tubuh membutuhkan perlindungan dalam menjalankan fungsinya. Disinilah peran semua kandungan nutrisi harus ada dalam setiap tubuh untuk melindungi secara maksimal dalam menjalankan tugasnya.

Zat gizi, sumber, dan perannya dalam pertahanan tubuh terhadap virus :

  • Vitamin A

Sumber : minyak ikan, hati ayam, mentega, kuning telur, cabai merah, wortel, bayam, kangkung , dan labu kuning.

  • Vitamin B

Sumber : ikan, hati ayam, salmon, dada ayam tanpa kulit, pisang, kentang, daging sapi, beras, kuning telur, susu sapi, tempe.

  • Vitamin C

Sumber : kiwi, jambu biji, cabai hijau, pepaya, brokoli, stroberi, lemon, jeruk manis dan buah-buahan lainnya.

  • Vitamin D

Sumber : ikan makarel / kembung, salmon, kuning telur, ikan sarden, susu sapi, tuna, dan ikan laut lainnya.

  • Vitamin E

Sumber : minyak bunga matahari, kuaci bunga matahari, almond, minyak jagung, minyak kacang kedelai, minyak kanola, minyak kelapa sawit, margarin, minyak zaitun, dan minyak kacang tanah.

  • Asam Lemak Omega-3 (EPA dan DHA) Selenium

Sumber : terdapat pada nasi, jeroan, daging, dan susu.

  • Seng

Sumber : tiram, kepiting, daging sapi, hati ayam, keju, dan kuning telur.

  • Besi

Sumber : hati ayam, kerang, tiram, bayam, tempe, kangkung, tahu, dan daging sapi.

  • Tembaga

Sumber : tiram, cokelat, lobster, kacang dan biji-bijian, dan hati ayam.

Rekomendasi :

o     Dalam upaya pencegahan COVID-19, diperlukan pertahanan tubuh yang optimal dengan perilaku hidup sehat.

o     Dari segi nutrisi, dapat direkomendasikan :

     Memiliki indeks massa tubuh yang normal.

     Konsumsi aneka ragam makanan, sesuai dengan pedoman gizi seimbang.

     Hindari konsumsi suplemen secara berlebihan.

     Mengolah makanan sampai betul-betul matang.

     Mengolah makanan sendiri dan kurangi konsumsi makanan olahan yang beli dari luar.

     Cuci sampai bersih untuk makanan yang dikonsumsi dalam keadaan segar.

     Sebaiknya tidak makan bersama dengan alat makan yang sama.

     Setelah menggunakan alat makan, harus dicuci bersih.