dr. Puska Primi Ardini, Sp.OG (K) – Beberapa mitos seputar kehamilan yang ada di masyarakat :

  1. Tidak boleh minum kopi.

Ketika anda minum kopi, kafein akan melewati plasenta menuju cairan ketuban dan aliran darah janin. Tubuh bayi yang masih berkembang memerlukan waktu lebih untuk memproses kafein tersebut dibandingkan tubuh anda. Akibatnya, si kecil akan terkena efek kafein yang lebih lama dari ibunya. American College of Obstetricians and Gynecologists mengatakan bahwa sejauh ini, asupan kafein kurang dari 200 mg tidak meningkatkan risiko keguguran atau kelahiran prematur. Sebaliknya, ibu yang mengonsumsi lebih dari 300 mg kafein sehari lebih mungkin melahirkan bayi yang kecil. Jadi, boleh-boleh saja ibu hamil mengonsumsi kopi asalkan tidak berlebihan. Satu cangkir kopi tidak akan menyakiti si jabang bayi. Ingat, tidak lebih dari 200 mg kafein per hari, ya!

  1. Tidak boleh naik pesawat terbang.

Jika kehamilan anda normal, sebenarnya aman-aman saja naik pesawat. Namun, pada trimester pertama, ibu hamil biasanya masih mengalami morning sickness, dan ini dapat menjadi berkali lipat selama di pesawat. Karena itu, berjaga-jagalah. Lebih baik anda mendiskusikan dengan dokter kandungan anda perihal perjalanan yang akan dilakukan, meskipun kehamilan anda termasuk sehat. Waktu terbaik untuk terbang adalah pada trimester kedua, karena morning sickness sudah jauh berkurang dan perut belum terlalu besar. Pada saat tersebut, kehamilan belum menyebabkan nyeri punggung bawah atau pinggang yang mengganggu. Untuk ibu hamil, disarankan untuk memilih kursi yang dekat lorong karena memberikan banyak ruang untuk bergerak dan memudahkan untuk ke toilet. Hindari berdiam diri di kursi untuk jangka waktu yang lama. Regangkan betis anda secara berkala saat duduk dan berjalan di lorong satu jam sekali jika berada dalam penerbangan panjang. Selain itu, minum air putih secara teratur untuk menghidrasi diri anda.

  1. Tidak boleh makan nanas.

Hingga kini belum ada bukti ilmiah yang menyatakan nanas berbahaya bagi kehamilan. Bahaya nanas bagi kehamilan umumnya dikaitkan dengan adanya kandungan enzim bromelain di buah tersebut. Enzim bromelain ini bersifat proteolitik yang dapat memecah protein di dalam tubuh. Selain itu, juga dapat memancing kontraksi, sehingga dikhawatirkan bisa menyebabkan perdarahan dan keguguran. Namun perlu diketahui, jumlah enzim bromelain dalam nanas sangatlah kecil sehingga mengonsumsinya dalam batas wajar tidak mungkin menyebabkan perdarahan atau bahkan keguguran.

  1. Bentuk perut ibu hamil menentukan jenis kelamin.

Mungkin anda sering mendengar anggapan perut yang terlihat meninggi itu menandakan bayi perempuan. Sebaliknya, perut turun ke bawah menjadi pertanda bayi laki-laki. Meski menebak-nebak jenis kelamin anak merupakan hal yang menyenangkan, tapi anggapan bahwa bentuk perut menandakan jenis kelamin anak hanyalah mitos belaka. Faktanya, bentuk dan tinggi rendahnya perut saat hamil bergantung pada kekuatan otot perut dan posisi janin di dalam kandungan. Jadi, tidak ada kolerasi antara bentuk perut dan jenis kelamin, ya. Cara untuk mengetahui jenis kelamin janin hanya bisa dilakukan melalui USG kehamilan pada minggu ke-18 hingga ke-20 atau melalui tes genetik. Pemeriksaan ini dapat dilakukan sewaktu kamu melakukan cek kehamilan rutin di dokter kandungan.

  1. Ibu hamil tidak boleh memelihara kucing.

Mungkin anda sering mendengar bahwa ibu hamil dilarang memelihara kucing karena dapat meningkatkan risiko terkena toksoplasmosis. Bagi ibu hamil pecinta kucing dan memiliki peliharaan kucing di rumah, hal ini tentu bisa membuat resah. Tapi jangan khawatir, anda tetap bisa bermain dengan kucing kesayangan kok. Namun harus berhari-hati saat membersihkan kotorannya. Sebaiknya minta orang lain yang membersihkannya dan jangan menyentuh kotoran maupun kotak pasirnya.

Mulai sekarang, lebih cermatlah dalam menyikapi berbagai mitos kehamilan. Jangan langsung memercayai perkataan orang lain yang bertentangan dengan anjuran dokter. Jika terdapat mitos kehamilan yang membuat bingung, coba diskusikan dengan dokter kandungan saat  melakukan pemeriksaan kehamilan.

Beberapa mitos selama kehamilan yang lain akan kita bahas di edisi selanjutnya ya…

Semoga bumil-bumil cantik di sana sehat selalu…