Menjaga Kesehatan Mata di Era Daring

Tim PKRS RSST – Gawai atau sering dikenal dengan istilah gadget, sudah tidak asing bagi hampir semua orang. Pasalnya, barang yang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Pusat Bahasa Edisi Keempat (2008:422), makna kedua dari kata gawai adalah ‘alat’ atau ‘perkakas’ penunjang pekerjaan. Makna kedua inilah yang kemudian digunakan menjadi padanan kata berbahasa Inggris, gadget. Kata gadget dimaknai sebagai alat atau perkakas yang dapat menunjang pekerjaan dan komunikasi.

Gawai atau gadget sangat berarti, terlebih di era pandemi seperti ini. Masa pandemi identik dengan era daring, mengapa? Karena hampir semua orang tidak bisa lepas atau hidup tanpa gadget. Bahkan anak-anak pun sekarang harus banyak menggunakan benda ini sebagai pendukung dalam sekolahnya. Semenjak ditetapkannya sekolah atau belajar dari rumah, maka mau tidak mau semua siswa setiap hari harus ditemani dengan handphone atau gadget lainnya. Namun perlu diketahui juga bahwa gadget juga bisa mengganggu kesehatan mata. Untuk itu kesehatan mata harus tetap dijaga, terlebih di masa sekarang ini, yaitu masa atau era daring.

Lalu bagaimana menjaga kesehatan mata di era daring? Berikut tipsnya :

  1. Gunakan gawai maksimal 2 jam, dan jaga jarak minimal 40 – 50 cm.
  2. Kurangi tingkat keceraha
  3. Bila mengunakan gawai lebih dari 2 jam secara terus menerus maka terapkan rumus 20 : 20 : 20 atau dengan relaksasi mata.
  4. Rumus 20 : 20 : 20

Setiap 20 menit menatap layar gawai, istirahatkan mata selama 20 detik, pandanglah benda berjarak 20 kaki atau 6 meter.

  1. Relaksasi mata

Dengan menggosok-gosok kedua tangan lalu letakkan hangatnya tangan diatas kelopak mata yang dipejam atau dengan memijat pelan kedua pelipis.

Akibat paparan gawai (terlalu lama) terhadap mata :

  1. Pada usia anak, diduga dapat merangsang Miopia.

Myopi adalah adalah kondisi mata yang menyebabkan objek yang letaknya dekat terlihat jelas, sementara objek yang letaknya jauh terlihat kabur. Rabun jauh yang tergolong parah akan mempengaruhi kemampuan melihat pengidapnya sehingga harus ditangani dengan seksama.

  1. Pada semua kelompok umur bisa sebabkan Astenopia (mata lelah) dengan gejala :
  • Ocular fatigue atau mata lelah.
  • Penglihatan ganda
  • Penglihatan buram
  • Sakit kepala
  • Mata berair
  • Pegal sekitar alis, pelipis, dahi atau leher

Jadi, sebaiknya kita benar-benar memperhatikan kesehatan mata kita. Karena mata adalah jendela dunia. (Lt)

 

 

 

 

 

Referensi               :

  1. https://www.instagram.com/p2ptmkemenkesri/?hl=id.
  2. https://www.kompasiana.com/kokodwiyanto/5a653ebacf01b47b47718a12/apa-itu-gawai.