Menghadang COVID-19 dengan GERMAS

Tim PKRS RSST – COVID-19 atau orang mengenalnya dengan Virus Corona saat ini sudah “berkunjung” di negara kita, Indonesia. Sesaat setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah terjangkit Virus Corona, kepanikan pun sontak melanda warga negara dari semua lapisan. Rasa cemas dan kepanikan yang dirasakan masyarakat, hingga memburu masker dan hand sanitizer hingga sulit ditemukan di pasaran.

GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) telah dicanangkan Presiden Joko Widodo sejak lama, tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup dengan meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat.

Kita mengetahui bahwa virus tidak akan berkembang biak lama jika daya tahan tubuh kita kuat dan tetap terjaga dengan baik. Dengan menerapkan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat), diharapkan virus yang berasal dari Wuhan, Cina ini tidak akan menghinggapi tubuh kita dan keluarga. Adapun caranya :

  1. Makan dengan gizi yang seimbang.

Memilih makanan dengan memenuhi gizi yang lengkap. Karbohidrat, lauk pauk, sayur mayur, buah-buahan, dan dilengkapi dengan susu.

  1. Minum air putih 8 gelas/hari.
  2. Rajin olahraga dan istirahat yang cukup.

Selalu mengusahakan untuk berolahraga secara rutin dan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari nya, tidak lupa untuk beristirahat dengan cukup.

  1. Makan makanan yang dimasak sempurna, jangan makan daging dari hewan yang berpotensi menularkan virus atau penyakit.

Selalu memasak bahan makanan terutama daging sampai masak sempurna serta menghindari makan daging dari hewan yang berpotensi menularkan virus dan penyakit.

  1. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Karena virus dan kuman penyakit bisa menyebar melalui tangan, maka lindungi diri dengan cuci tangan pakai sabun dan air mengalir serta terapkan etika batuk / bersin. Jika telapak tangan sudah terkena virus, maka virus akan mudah masuk melalui mata, hidung. Jangan meneyentuh tiga organ tubuh tersebut jika merasa tangan belum dibersihkan.

  1. Gunakan masker saat batuk dan bersin atau tutup mulut dengan lengan atas bagian dalam. Gunakan masker dan lakukan etika baruk / bersin.
  2. Tidak merokok

Dengan tidak merokok atau berhenti merokok kualitas hidup akan semakin baik.

  1. Jaga kebersihan lingkungan.

Selalu menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari virus, bakteri maupun kuman penyakit.

  1. Bila demam dan sesak nafas segera ke fasilitas kesehatan.

Jika sudah merasakan gejala tersebut segera pergi ke fasilitas kesehatan seperti dokter, puskesmas, atau rumah sakit.

  1. Jangan lupa selalu berdoa.

Selain usaha-usaha di atas, kekuatan doa juga sangat penting.

Tidak perlu khawatir yang berlebihan. Kita hendaknya menyikapi wabah ini dengan bijak, namun tetap waspada dengan menjaga imunitas tubuh tetap prima.

Virus Corona bisa bertahan di udara selama 30 menit, Virus Corona bisa menyebar sejauh 4,5 meter dari pasien positif. Virus dalam tetesan cairan yang menempel pada permukaan benda bisa bertahan berhari-hari.

Virus bisa menempel dimana-mana. Permukaan benda-benda mati di tempat umum berpotensi menyebarkan Virus Corona, di antaranya :

  1. Gagang pintu
  2. Tombol lift
  3. Pegangan eskalator / tangga
  4. Pegangan kereta / kendaraan umum

Seorang konsultan pengobatan akut dan infeksi di University College London, mengatakan, “Risiko terinfeksi virus dari benda mati memang rendah. Namun, ini seperti perjudian. Jika kamu terinfeksi, kamu berarti sedang sial”. (Lt)

 

 

 

Referensi :

  1. Ditjen Promkes Kementerian Kesehatan
  2. Kumparan.com