Posted by Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran at September 21, 2022 1:47 pm Informasi Kesehatan

Klaten, Selasa 20 September 2022, Tim Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) menyelenggarakan penyuluhan kesehatan dengan tema “Mengenal Penyakit Pneumonia”. Acara diselenggarakan di ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan Terpadu (IRJT) RSST.

Pneumonia adalah peradangan akut jaringan paru yang disebabkan oleh mikroorganisme (bakteri, jamur, virus). Pneumonia bisa menimbulkan gejala yang ringan hingga berat. Pneumonia juga dikenal dengan istilah paru-paru basah. Pada kondisi ini, infeksi menyebabkan peradangan pada kantong-kantong udara (Alveoli) di salah satu atau kedua paru-paru. Akibatnya, Alveoli dipenuhi cairan atau nanah sehingga membuat penderitanya sulit bernapas.

Penyebab Pneumonia

  • Virus
  • Bakteri
  • Jamur

Gejala

  • Batuk kering, batuk berdahak kental, berwarna kuning dan hijau, atau batuk berdarah
  • Adanya perubahan karakteristik dahak
  • Demam
  • Berkeringat
  • Nyeri dada
  • Sesak nafas
  • Detak jantung meningkat
  • Hilang nafsu makan
  • Mual, muntah
  • Tubuh terasa lemas
  • Nyeri otot dan sendi
  • Sakit kepala

Faktor risiko Penyakit Pneumonia

Semua orang bisa mengalami Pneumonia, namun ada beberapa orang yang lebih berisiko terserang Pneumonia, yaitu:

  • Bayi dan anak- anak di bawah usia 2 tahun
  • Lansia yang berusia 65 tahun
  • Perokok
  • Seseorang dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah misalnya HIV atau seseorang yang sedang menjalani kemoterapi
  • Pengidap penyakit kronis seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronis
  • Pasien di rumah sakit, terutama yang menggunakan alat bantu pernapasan atau ventilator

Kelompok berisiko yang rentan penyakit Pneumonia

  • Bayi dan anak- anak dibawah usia 2 tahun
  • Lansia diatas usia 65 tahun
  • Perokok
  • Seseorang dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah misalnya HIV atau orang yang sedang menjalani kemoterapi
  • Seseorang dengan penyakit kronis seperti asma atau penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)

Pencegahan risiko terjadinya Pneumonia

  • Berhenti merokok
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang
  • Menjaga daya tahan tubuh
  • Memakai masker
  • Rutin melakukan olahraga
  • Istirahat yang cukup
  • Melakukan vaksinasi PCV (Pneumococcus Conjugated Vaccine)

Antusias peserta sangat baik serta ada umpan balik pertanyaan dari pasien kepada narasumber.

Daftar Pustaka

  • Ramadany Rahma Siti. 2021. Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Pneumonia Pada Balita Di RSUD Nene Mallomo Kabupaten Sidenreng Rappang. Skripsi Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Makassar.
  • Hartanti Dwi. 2015. Hubungan Pengetahuan Ibu Balita Dengan Perilaku Pencegahan Penyakit Pneumonia Di Ruang Rawat Inap Anak RSUD dr. Moewardi. Skripsi Program Studis-1 Keperawatan STIKES Kusuma Husada Surakarta.