PKRS RSST – Mata merupakan organ penglihatan yang merupakan salah satu organ vital. Dengan menggunakan mata, manusia dapat memperoleh informasi sebanyak 80% hanya dengan melihat.

Bagi pekerja yang bekerja di depan komputer, ada rasa khawatir yang berlebihan dengan kesehatan mata tentunya. Frekuensi menatap layar komputer bisa berpengaruh pada kesehatan mata, terutama pada orang yang bekerja dengan jarak sangat dekat dengan monitor komputer.

Seiring dengan kemajuan perkembangan zaman, proses melihat untuk mencari informasi semakin dipermudah dengan teknologi-teknologi yang ada, salah satunya adalah dengan penggunaan komputer. Memandang hal tersebut, semakin banyak orang harus bekerja di depan komputer selama berjam-jam tanpa istirahat. Tanpa disadari, penggunaan komputer di era milenial ternyata dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan.

Gangguan kesehatan pada pengguna komputer antara lain kelelahan mata karena terus menerus memandang monitor atau Video Display Terminal (VDT). Kumpulan gejala kelelahan pada mata ini disebut Computer Vision Syndrome (CVS). Gejala-gejala yang termasuk dalam CVS ini antara lain penglihatan kabur, dry eye, nyeri kepala, sakit pada leher, bahu dan punggung. Sedangkan sindrom dry eye adalah gangguan defisiensi air mata, baik kuantitas maupun kualitas.

Tips menjaga kesehatan mata :

  • Rutin periksa mata.

Mulai dari anak-anak hingga usia lanjut, dianjurkan untuk memeriksakan mata ke dokter spesialis mata setidaknya 1 tahun sekali.

  • Musim panas memakai pelindung (kacamata).

Mata yang terlalu sering terpapar sinar ultraviolet dapat mengalami katarak, degenerasi makula, kornea terbakar, bahkan dapat menyebabkan terjadinya kanker mata.

  • Konsumsi nutrisi yang baik untuk mata.

Konsumsi makanan seperti sayuran hijau, salmon, tuna, telur, kacang-kacangan, dan jeruk.

  • Pencahayaan yang baik dan tepat saat membaca / bekerja dengan komputer.
  • Jangan terlalu lama menatap layar elektronik.

Alihkan pandangan mata sejauh 6 meter setiap 20 menit selama 20 detik atau bisa juga dengan mengistirahatkan mata selama 15 menit setiap 2 jam sekali.

  • Rajin berolahraga

Olahraga dapat mengurangi risiko kehilangan penglihatan akibat tekanan darah tinggi, diabetes, dan lain-lain.

  • Tidak merokok

Merokok dapat meningkatkan risiko penyakit katarak, degenerasi makula, dan kerusakan saraf optik yang mampu menyebabkan kebutaan.

  • Membuang make up lama

Buang make up lama terutama untuk riasan mata, bentuk cair atau krim, sebab bakteri dapat tumbuh dengan mudah.

Tips menggunakan komputer :

  • Ruangan cukup cahaya, kurangi brightness.
  • Gunakan filter monitor.
  • Periksa “kesehatan” monitor.
  • Letakkan kertas kerja yg mudah dibaca.
  • Posisi monitor
  • Fontasi cukup besar.
  • Istirahatkan / relaksasikan mata.
  • Periksa / cek kacamata / lensa kontak. (Hn)

 

 

 

 

 

Referensi               :

  1. Grace P. Kurmasela; J. S. M. Saerang; dan Laya Rares. 2013. Hubungan Waktu Penggunaan Laptop Dengan Keluhan Penglihatan Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal e-Biomedik (eBM), Volume 1, Nomor 1, Maret 2013, hlm. 291-299.
  2. Roetijawati, Nendyah. 2015. Sindrom Dry Eye pada Pengguna Visual Display Terminal (VDT).
  3. Yunitia Insani dan Nurmulia Wunaini. Hubungan Jarak Mata dan Intensitas Pencahayaan terhadap Computer Vision Syndrome Effect of Eye Distance and Lighting Intensity with the Komputer Vision Syndrome. STIKES Pelamonia Kesdam VII WIRABUANA.
  4. http://www.p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/