Mari Bersama Berpartisipasi Cegah Corona Dengan Tetap #DiRumahAja

Tim PKRS RSST – Wabah Virus Corona semakin menjadi trending topic, termasuk di Indonesia. Pasien yang dinyatakan positif Corona di Indonesia pun juga semakin bertambah, per Kamis (26 Maret 2020) sudah ada 893 pasien, 78 meninggal, dan 35 orang dinyatakan sembuh. Tetapi seluruh warga tetap dihimbau untuk TIDAK PANIK, akan tetapi TETAP WASPADA.

MARI BERSAMA-SAMA BERPARTISIPASI CEGAH CORONA DENGAN TETAP #DIRUMAHAJA.

Kenapa mesti #DiRumahAja?

Tujuan dari himbauan pemerintah mengenai 14 hari #DiRumahAja yang sudah dimulai sejak Senin (16 Maret 2020) adalah untuk memutus rantai penyebaran Virus Corona. Perlu ada kesadaran yang tinggi dari setiap orang untuk benar-benar menyikapi arahan dari pemerintah ini.

Yang perlu kita ketahui bahwa anak-anak sekolah memang senang libur selama 2 pekan. Akan tetapi orang tua harus mendampingi anak tetap belajar di rumah, dan tidak menganggap bahwa ini liburan dan bebas membawa anak bertamasya ke tempat yang ramai. Yuk jangan salah kaprah…

Dan kenapa 14 hari? 14 hari itu penting dan harus disertai upaya kepatuhan, karena 14 hari dapat menghentikan laju penyebaran Virus Corona dan mampu menyelamatkan ribuan orang.

Bagaimana bisa? Ketika seseorang kontak dengan Virus Corona, maka seseorang itu harus menunggu selama 14 hari (minimal). Jika tidak terjadi apa-apa, maka orang tersebut aman. Libur 14 hari ini untuk memotong rantai penularan, dan ini baru berhasil jika semua orang TETAP tinggal di rumah masing-masing selama 14 hari itu. Yuk isolasi diri kita dengan tetap #DiRumahAja. (Hn)

 

 

 

Referensi :

  1. promkes.kemkes.go.id
  2. https://www.who.int