Tim Promkes RSST – Jenis dan ketersediaan sayuran dan buah-buahan di Indonesia banyak sekali macam dan jumlahnya. Buah dan sayur diperlukan tubuh sebagai zat gizi mikro dan sumber berbagai vitamin, mineral dan serat pangan yang penting bagi pertumbuhan, perkembangan dan kesehatan tubuh. Sebagian vitamin dan mineral yang terdapat dalam sayur dan buah mempunyai fungsi sebagai antioksidan sehingga dapat mengurangi kejadian penyakit tidak menular terkait gizi, sebagai dampak dari kelebihan atau kekurangan gizi.

Konsumsi buah dan sayur masyarakat Indonesia pada tahun 2016 mengalami penurunan dan konsumsi yang tidak memadai. Data yang tercatat penduduk Indonesia hanya mengkonsumsi 43% dari jumlah yang direkomendasikan berarti kurang dari setengah konsumsi yang direkomendasikan oleh (AKG/FAO, 2013). Dari Angka Kecukupan Gizi yang direkomendasikan oleh WHO yang juga dianut oleh Departemen Kesehatan adalah sebesar 400 gram per kapita perhari.

Dampak kekurangan buah dan sayur tidak dalam jangka pendek. Kandungan dalam buah-buahan dan sayuran sangat dibutuhkan oleh tubuh. Serat dapat membantu memperlambat penyerapan gula sehingga kadar gula di dalam tubuh tidak berlebihan dan stabil. Kekurangan sayuran dan buah-buahan dapat menyebabkan gangguan pada pencernaan yaitu buang air besar menjadi tidak lancar.

Masyarakat Indonesia terutama balita dan anak usia sekolah dianjurkan untuk mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan sesuai dengan yang direkomendasikan. Anjuran konsumsi sayuran lebih banyak daripada buah karena buah juga mengandung gula, ada yang sangat tinggi ada pula yang jumlahnya cukup.

Mengkonsumsi sayuran dan cukup buah-buahan merupakan salah satu dari 10 (sepuluh) pedoman gizi seimbang. Sudah diketahui bahwa buah-buahan dan sayuran memilki manfaat yang sangat baik untuk kesehatan tubuh.

Manfaat dari mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran :

  1. Meningkatkan daya ingat, zat antoksidan yang terkandung dalam buah-buahan dan sayuran dapat melindungi sel-sel otak dan membantu meningkatkan daya ingat.
  2. Membuat tubuh lebih bugar, buah-buahan dan sayuran memilki kandungan vitamin dan mineral yang tinggi. Vitamin bersama dengan enzim bereaksi memproduksi energi sehingga membuat tubuh menjadi lebih bugar.
  3. Melancarkan buang air besar, buah-buahan dan sayuran mengandung serat yang tinggi yang dapat meningkatkan kelancaran metabolisme tubuh serta melancarkan buang air besar.
  4. Membantu mengatasi obesitas, tingginya kandungan serat dalam buah-buahan dan sayuran memberikan rasa kenyang yang lebih lama bahkan dapat mengurangi porsi makan yang berlebih.
  5. Membuat perasaan lebih bahagia, antioksidan dalam buah-buahan dan sayuran terbukti mengurangi peradangan yang terjadi pada tubuh dan mampu melindungi seseorang dari depresi (anti-depresan).
  6. Sistem kekebalan tubuh yang meningkat, buah dan sayur yang kaya vitamin C membantu meningkatkan kekebalan tubuh.
  7. Menjaga kesehatan tulang dan gigi, buah dan sayur seperti bayam, lobak, alpukat dan jeruk juga menjadi sumber kalsium yang baik.
  8. Menurunkan kolesterol dan melancarkan pencernaan, serat yang terkandung dalam buah dan sayur dapat menurunkan kolesterol, membuat cepat kenyang dan melancarkan pencernaan.

Kendati manfaat mengkonsumsi buah dan sayur sangat banyak, ada sebagian orang yang harus membatasi atau menghindari konsumsi buah maupun sayur, misalnya seseorang dengan penyakit tertentu. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapat saran mengenai konsumsi buah dan sayur yang tepat. (Tn)

 

 

 

 

 

Referensi               :

  1. https://covid19.go.id/
  2. Widani Ni Luh. 2019. Penyuluhan Pentingnya Konsumsi Buah dan Sayur Pada Remaja di Sos Desataruna Jakarta. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sint Carolus Jakarta. Jurnal Patria ISSN : 2656-5455 Vol. 1 No. 1. hlm 57-59.
  3. http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/obesitas/apa-manfaatkonsumsi-buah-dan-sayur-bagian-3
  4. https://krakataumedika.com/info-media/artikel/manfaat-buah-dan-sayuranuntuk-kesehatan
  5. https://www.alodokter.com/manfaat-buah-untuk-kesehatan-yang-perluanda-ketahui