dr. Lucky Taufika Y., Sp.Onk-Rad – Masih inget artis cantik idola para pria, Angelina Jolie? Yup, penggemar film action Tomb Raider series dan film dongeng Maleficient pasti kenal.

Wajahnya pernah menghias sampul majalah TIME pada tahun 2013, dengan sorotan atas keputusan Angelina Jolie melakukan operasi pengangkatan payudara (mastektomi) kanan dan kiri, setelah hasil pemeriksaan genetiknya (BRCA1 positive) menunjukkan faktor risiko terjadinya kanker payudara di masa mendatang, keputusan tersebut diambil dengan telah menimbang segala aspek risiko, biaya dan ketenangan batin.

Nah… anda tentu ingin mengetahui, apa saja teknik operasi pengangkatan payudara yang biasa dilakukan oleh ahli bedah, terutama dalam prosedur tatalaksana tumor / kanker payudara. Masing-masing prosedur teknik operasi payudara ini dilakukan atas indikasi klinis berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh dokter ahli bedah.

Apa saja teknik operasi pembedahan pada payudara? Yuk mari kita simak…

  1. CRM (Classic Radical Mastectomy)

Prosedur operasi pengangkatan tumor dan seluruh jaringan payudara, otot pektoralis mayor dan minor serta pengangkatan kelenjar getah bening ketiak level I – III. Prosedur ini dilakukan jika ada infiltasi tumor ke fascia atau otot pektoral tanpa ada metastasis (penyebaran sel kanker) yang jauh. Operasi ini merupakan operasi pengangkatan tumor payudara yang pertama kali diperkenalkan oleh dr. Halsted, saat ini sudah sangat jarang dilakukan karena morbiditas nya tinggi dan dengan teknik MRM saja tingkat kesembuhannya sebanding.

  1. MRM (Modified Radical Mastectomy)

Prosedur operasi pengangkatan tumor dan seluruh jaringan payudara serta pengangkatan kelenjar getah bening ketiak level I – II.

  1. Simple Mastectomy (Sederhana)

Prosedur operasi pengangkatan tumor dan seluruh jaringan payudara tanpa disertai pengangkatan kelenjar getah bening.

  1. BCS (Breast Conserving Surgery)

Prosedur operasi ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari BCT (Breast Conserving Therapy) yang terdiri dari BCS + Radioterapi (radiasi pada seluruh jaringan payudara dan sekitar bekas lokasi tumor). Tujuan prosedur ini adalah pengangkatan tumor payudara dengan mempertimbangkan faktor estetika dan kosmetika serta fungsional payudara. Bentuk pengangkatan payudaranya bisa berupa lumpektomi atau kuadarantektomi disertai dengan pengangkatan kelenjar getah bening ketiak level I – II.

  1. Mastektomi dengan Teknik Onkoplasti

Prosedur pengangkatan tumor payudara oleh ahli bedah onkologi dengan disertai rekonstruksi jaringan. Rekonstruksi dapat menggunakan jaringan autologus (dari pasien sendiri) atau dengan prosthetics (bahan sintetik). Untuk rekonstruksi autologus dilakukan dengan flap jaringan otot latissimus dorsi atau menggunakan otot transverse rectus abdominis myocutaneus. Untuk prostesis misalnya penggunaan silikon sebagai bahan implan.

  1. Nipple Sparing Mastectomy

Prosedur operasi pengangkatan tumor payudara dan seluruh jaringan payudara, tetapi masih mempertahankan daerah kulit, area puting dan areola dengan atau tanpa pengangkatan kelenjar getah bening ketiak.

Nah… sekali lagi, prosedur pembedahan di atas disesuaikan dengan indikasi klinis ya, dokter yang akan memberikan opsi, tentu saja dengan tetap memperhatikan harapan dan keinginan pasien (patient preference). Kalo seperti Angelina Jolie? sayang juga ya, padahal skrining deteksi dini rutin setiap bulan dengan SADARI atau pemeriksaan USG / Mamografi berkala dapat dilakukan untuk pemantauan.