Semakin bertambahnya usia, maka kemampuan mata untuk melihat juga semakin menurun. Tidak heran apabila sering kita temui orang yang berusia di atas 65 tahun perlu menggunakan kacamata. Ada berbagai cara untuk menjaga kesehatan mata pada lansia, salah satunya dengan melakukan pemeriksaan mata secara berkala, sehingga fungsi penglihatan dapat menjadi lebih baik dan tetap jelas. Selain itu, nutrisi yang bergizi untuk mata juga sangat membantu dalam meningkatkan kesehatan mata pada lansia.

Pada usia lanjut juga terjadi perubahan-perubahan pada struktur  mata dan  timbul penyakit-penyakit degeneratif seperti Hipertensi, Diabetes Mellitus, Dislipidemia, dan lain sebagainya.

Mata sendiri merupakan jendela dunia dan termasuk salah satu indera tubuh yang berguna untuk memberikan informasi mengenai keadaan sekitarnya melalui penglihatan, oleh karena itu penting sekali untuk menjaga kesehatan mata supaya tetap berfungsi dengan baik hingga usia lanjut.

Dan sesuai dengan visi RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten (RSST), yaitu menjadi Rumah sakit Rujukan Nasional yang Ramah Lansia pada tahun 2019, maka melalui Unit Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS), Instalasi Pemasaran dan Humas, RSST mengisi siaran kesehatan pada Live Talkshow Dokter Menyapa ADiTV Yogyakarta dengan tema seputar Pelayanan Kesehatan Mata pada Lansia.

Siaran dilaksanakan pada Senin, 16 Juli 2018 di Grand Studio ADiTV yang beralamatkan di Jl. Raya Tajem Km 3 Wedomartani Sleman Yogyakarta. Sebagai narasumber yaitu dr. Arsi Noviana Sari, Sp.M dari Klinik Mata RSST. Materi yang dibahas meliputi penyakit mata yang biasa terjadi pada lansia dan tips menjaga kesehatan mata pada lansia.

Antusiasme masyarakat pun sangat luar biasa, terbukti dari banyaknya masyarakat yang mengajukan pertanyaan kepada dokter narasumber melalui saluran telepon ke program Dokter Menyapa.

Talkshow Dokter Menyapa merupakan salah satu program Unit PKRS, Instalasi Pemasaran dan Humas dalam rangka memberikan informasi kesehatan dan pelayanan kesehatan yang ada di RSST yang dilaksanakan setiap 2 (dua) bulan sekali.