Tim Promkes RSST – Angka penularan virus COVID-19 masih tinggi. Hal ini pun juga semakin mempengaruhi tingginya angka mortalitas. Peningkatan kasus COVID-19 yang terjadi di masyarakat didukung oleh proses penyebaran virus yang cepat dan tingkat kepatuhan yang rendah dari masyarakat dalam hal kedisiplinan penerapan protokol kesehatan.

Sampai saat ini upaya pemerintah yang telah dilakukan yaitu pengadaan atau penyediaan vaksin dan pelaksanaan program vaksinasinya.

Beberapa waktu yang lalu, ada perubahan persyaratan untuk pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Seperti halnya untuk lansia. Badan POM sendiri telah memberikan persetujuan darurat terkait penggunaan vaksin COVID-19 pada lansia.

Di tahap kedua pelaksanaan vaksinasi COVID-19 setelah tenaga kesehatan, ada sebanyak 21,5 juta lansia (berusia di atas 60 tahun) yang menjadi sasaran prioritas.

Untuk lansia yang akan mendapatkan vaksin COVID-19 ada proses skrining khusus dan juga berbagai pertanyaan tambahan untuk memastikan kondisinya sebelum divaksin.

Khusus kelompok lansia yang lebih dari 60 tahun, ada 5 kriteria yang akan ditanyakan untuk menentukan layak divaksinasi, yaitu :

  1. Apakah mengalami kesulitan saat naik 10 anak tangga?
  2. Apakah sering merasa kelelahan?
  3. Apakah memiliki paling sedikit 5 dari 11 penyakit, misalnya diabetes, kanker, penyakit paru kronis, serangan jantung, nyeri dada, nyeri sendi, gagal jantung kongensif, stroke, penyakit ginjal, hipertensi, dan asma). Jika hanya memiliki 4 di antaranya, masih tidak bisa divaksinasi COVID-19.
  4. Apakah mengalami kesulitan berjalan, kira-kira 100-200 meter?
  5. Adanya mengalami penurunan berat badan yang signifikan dalam satu tahun terakhir?

Untuk lansia, jika dari pertanyaan tersebut ada 3 (tiga) atau lebih jawaban YA, maka vaksin tidak dapat diberikan. Tetapi, jika hanya ada 2 (dua) yang dialami, vaksin bisa diterima.

Mari bersama-sama putus rantai penularan COVID-19 dengan tetap jaga imun tubuh dengan konsumsi makanan bergizi seimbang dan olahraga secara teratur serta laksanakan protokol kesehatan dimanapun… (Hn)

 

 

 

 

 

Referensi               :

  1. https://covid19.go.id/
  2. kemkes.go.id
  3. Instagram Kementerian Sekretariat Negara RI : @kemensetneg.ri
  4. Ni Putu Emy Darma Yanti, I Made Arie Dharma Putra Nugraha, Gede Adi Wisnawa, Ni Putu Dian Agustina, dan Ni Putu Arsita Diantari. 2020. Gambaran Pengetahuan Masyarakat tentang COVID-19 dan Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi COVID-19. Universitas Udayana. Bali.