Tim Promkes RSST – Stres pasti pernah dirasakan oleh siapa saja. Anda pernah merasa mudah marah, gelisah, frustrasi, kesepian, sulit menenangkan pikiran, kerap berpikir negatif? Jika demikian bisa jadi anda mengalami stres dan anda harus segera mengatasi kondisi ini.

Stres merupakan istilah yang membingungkan karena adanya pendapat-pendapat yang sangat beranekaragam. Dalam arti umum stres merupakan pola reaksi serta adaptasi umum, dalam arti pola reaksi menghadapi stresor yang dapat berasal dari dalam maupun luar individu yang bersangkutan dapat nyata maupun tidak nyata sifatnya. Stres sendiri dapat berbentuk bermacam-macam tergantung dan ciri-ciri individu yang bersangkutan, kemampuan untuk menghadapi (coping skills) dan sifat stresor yang dihadapinya.

Stres adalah hal normal yang pernah dialami oleh setiap orang. Stres yang normal bisa memberikan dampak positif misalnya membantu anda bekerja lebih cepat ketika sedang mengejar masa tenggat waktu. Namun hati-hati kondisi stres bisa berdampak negatif jika sering terjadi dan berkepanjangan.

Menurut Charles D. Spielberger (Handoyo, 2001 : 63) mendefinisikan stres adalah tuntutan-tuntutan eksternal yang mengenai seseorang misalnya objek-obyek dalam lingkungan atau suatu stimulus yang secara objektif adalah berbahaya. Stres juga biasa diartikan sebagai tekanan, ketegangan atau gangguan yang tidak menyenangkan yang berasal dari luar diri seseorang.

Faktor yang mempengaruhi stres antara lain :

  1. Lingkungan
  2. Diri sendiri
  3. Pikiran

Dampak Stres Terhadap Kesehatan :

Stres yang berkepanjangan dapat memicu terkena penyakit. Stres berlebihan tidak hanya berdampak pada kesehatan mental, tetapi kesehatan secara umum. Kondisi stres akan memicu beberapa reaksi seperti tekanan darah meningkat, pembuluh darah menyempit dan napas lebih cepat. Hal ini disebabkan karena tubuh melepas hormon kortisol dan adrenalin yang membuat kerja jantung lebih cepat. Hormon tersebut juga mampu meluapkan energi secara percuma sehingga merasa mudah lelah.

Sistem kekebalan seseorang yang sedang stres juga akan menurun sehingga menjadikan tubuh sulit melawan penyakit. Sehingga akan lebih mudah terkena penyakit. Saat anda sedang menderita penyakit, stres mungkin bisa memperparah kondisi anda.

Langkah pertama mengatasi stres adalah mengetahui apa yang menyebabkan stres. Setelah itu tuliskan apa yang menjadi pemicu stres dapat mengantisipasi langkah yang perlu dilakukan untuk mencegah atau melawan stres. Lakukan hal-hal yang dapat memberikan relaksasi untuk tubuh dan pikiran seperti :

  1. Mengeluarkan semua unek-unek
  2. Olahraga
  3. Meditasi
  4. Jalani hobi anda
  5. Jalani hidup pada masa sekarang
  6. Jaga diri anda

Di bawah ini terdapat langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk pengendalian stres yaitu :

  1. Merencanakan masa depan dengan lebih baik.
  2. Menghindari membuat beberapa perubahan besar dalam saat bersamaan.
  3. Menerima diri sendiri sebagaimana adanya.
  4. Menerima lingkungan sebagaimana adanya.
  5. Berbuat sesuai kemampuan dan minat.
  6. Membuat keputusan yang bijaksana.
  7. Berpikir positif
  8. Membicarakan persoalan yang dihadapi dengan orang lain yang dapat dipercaya.
  9. Memelihara kesehatan diri sendiri.
  10. Membina persahabatan dengan orang lain.
  11. Meluangkan waktu untuk diri sendiri. Jika merasa tegang dan letih perlu istirahat dan rekreasi.
  12. Melakukan relaksasi. Relaksasi selama 10-15 menit setiap hari untuk mengendorkan ketegangan otot. (Tn)

 

 

 

 

 

Referensi               :

  1. Musradinur. 2016. Stres dan Cara Mengatasinya Dalam Perspektif Psikologi. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry. Jurnal Edukasi Volume 2 Nomor 2, hlm. 183-194.
  2. http://p2ptm.kemkes.go.id/