Tim Promkes RSST – Agar memiliki tubuh yang sehat luar dalam tidak cukup hanya dengan pola makan sehat dan berolahraga saja tetapi juga dengan tidur yang cukup. Setiap orang tentu membutuhkan istirahat agar tubuh dan pikirannya kembali segar.

Tidur merupakan bagian hidup manusia yang memiliki porsi banyak, rata-rata hampir seperempat hingga sepertiga waktu digunakan untuk tidur. Tidur merupakan kebutuhan, tidur merupakan proses yang diperlukan oleh manusia untuk pembentukan sel-sel tubuh yang baru, perbaikan sel-sel tubuh yang rusak (natural healing mechanism), memberi waktu organ tubuh untuk beristirahat maupun untuk menjaga keseimbangan metabolisme dan biokimiawi tubuh.

Manusia memakai sepertiga waktunya untuk tidur. Tidur merupakan perilaku normal ketika individu kehilangan kontak dengan lingkungannya untuk sementara. Pada waktu tidur individu menutup matanya, pupil mengecil, otot melemas, denyut jantung melemah, tekanan darah menurun dan metabolisme tubuh melambat (Kedja, 1990).

Salah satu fungsi tidur yang paling utama adalah untuk memungkinkan sistem syaraf pulih setelah digunakan selama satu hari. Dalam The World Book Encyclopedia, dikatakan tidur memulihkan energi kepada tubuh, khususnya kepada otak dan sistem syaraf.

Akan tetapi terkadang sebagian orang kurang memperhatikan waktu tidur kemudian memilih melakukan aktivitas lain walaupun jam tidur sudah di depan mata. Padahal tidak memenuhi waktu tidur yang cukup berdampak terhadap kesehatan. Apa saja ya akibat kurang tidur?

Berikut adalah beberapa akibat kurang tidur antara lain :

  1. Hilang konsentrasi saat belajar.

Kurang tidur dapat menyebabkan terganggunya konsentrasi ketika belajar atau untuk mengingat tentang sesuatu yang sudah atau belum dikerjakan sebelumnya.

  1. Memperburuk kondisi kesehatan tubuh.

Apabila kurang istirahat maka dapat memiliki risiko mengalami penyakit. Dengan kurangnya waktu tidur dapat membuat tubuh kurang sehat sehingga memungkinkan penyakit dapat menghampiri.

  1. Kulit terlihat lebih tua.

Akibat kurang tidur kulit akan terlihat pucat dan kusam serta muncul kerutan halus yang tampak pada kulit dan mata akan terlihat bengkak.

  1. Hilangnya fokus saat berkendara.

Seorang pengendara harus memiliki istirahat yang cukup di malam hari. Karena apabila kurang tidur di malam hari maka fokus akan menurun ketika berkendara.

  1. Munculnya obesitas

Ketika kita selalu terjaga di malam hari maka akan terjadi peningkatan rasa lapar dan nafsu makan yang ingin tersalurkan. Hal tersebut akan memicu kegemukan dengan berat badan yang berlebih dari ukuran ideal.

  1. Stres yang meningkat

Akibat kurang tidur yang lain adalah anda mungkin mengalami stress, marah-marah tidak jelas, cenderung murung dalam beraktivitas sehari-hari.

  1. Sering lupa

Apabila sering lupa mengingat sesuatu hal seperti lupa meletakkan barang atau lupa saat hendak menggunakan barang tersebut dimungkinkan pula itu terjadi akibat kurang tidur. (Tn)

 

 

 

 

 

Referensi               :

  1. Purwanto Setiyo. 2008. Mengatasi Insomnia Dengan Terapi Relaksasi. Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Jurnal Kesehatan ISSN 1979-7621, Volume 1 Nomer 2. Hlm 141-144.
  2. https://publikasiilmiah.ums.ac.id/xmlui/bitstream/handle/11617/1465/jurnal%20kes%20vol%201%20no%202%20g%20141-47.pdf?sequence=1&isAllowed=y
  3. https://www.dinkes.jogjaprov.go.id/berita/detail/tujuh-ancaman-bahaya-kurang-tidur
  4. Instagram @p2ptmkemenkesri.