Kenali Konsep “New Normal”

Tim PKRS RSST – Akhir-akhir ini, Presiden Joko Widodo meminta masyarakat Indonesia untuk dapat berdamai dan hidup berdampingan dengan Virus Corona sampai ditemukannya vaksin yang efektif.

Istilah berdamai dan berdampingan ini mempunyai makna penyesuaian baru dalam tatanan kehidupan karena Virus Corona ini tidak akan segera menghilang dan tetap ada di tengah masyarakat.

Masyarakat dapat beraktivitas seperti semula, tetapi tetap harus melawan penyebaran Virus Corona. Bukan berarti masyarakat menyerah, tetapi masyarakat harus menyesuaikan diri dengan tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak minimal 1 (satu) meter, memakai masker, menghindari kerumunan, dan rajin mencuci tangan.

Di tengah beraktivitas seperti biasanya masyarakat harus melakukan social distancing, tidak berjabat tangan, apalagi cipika-cipiki. Intinya protokol kesehatan yang sejak awal sudah diterapkan untuk melawan penyebaran Virus Corona ini, tetap kita terapkan di tengah aktivitas kita seperti biasanya. Pola kehidupan baru ini kemudian banyak yang menyebutnya sebagai new normal.

Menurut Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, new normal adalah perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal, tapi ditambah dengan penerapan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan COVID-19.

Prinsip new normal adalah bisa menyesuaikan dengan pola hidup. Transformasi ini untuk menata kehidupan dan perilaku baru, ketika pandemi, yang kemudian akan dibawa terus ke depannya sampai ditemukannya vaksin untuk COVID-19. (Hn)

 

 

 

 

 

Referensi :

  1. https://www.instagram.com/kemenkes_ri/
  2. https://indonesia.go.id/ragam/komoditas/ekonomi/mengenal-konsep-new-normal