Tim Promkes RSST – Mencuci tangan secara rutin adalah salah satu upaya penting untuk menjaga kebersihan tangan (hand hygiene) dalam pencegahan dan pengendalian infeksi. Menurut WHO cuci tangan atau hand wash adalah prosedur membersihkan tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir sedangkan hand rub adalah membersihkan tangan dengan hand sanitizer berbasis alkohol.

Dalam kondisi pandemi COVID-19 mencuci tangan merupakan aktifitas penting yang disarankan oleh pemerintah dan berbagai ahli kesehatan. Cuci tangan dilakukan untuk membersihkan kuman ataupun virus pada tangan.

Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) adalah salah satu tindakan sanitasi dengan membersihkan tangan dan jari-jemari menggunakan air dan sabun sehingga menjadi bersih. Cuci tangan pakai sabun adalah proses membuang kotoran dan debu secara mekanis dari kulit kedua belah tangan dengan memakai air dan sabun, cuci tangan pakai sabun merupakan cara yang sederhana, mudah dan bermanfaat untuk mencegah berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan cuci tangan yang benar.

Pentingnya membudayakan cuci tangan pakai sabun secara baik dan benar juga didukung oleh World Health Organization (WHO) hal ini dapat terlihat dengan diperingatinya hari cuci tangan pakai sabun sedunia setiap tanggal 15 Oktober.

Kebiasaan cuci tangan tidak timbul begitu saja, tetapi harus dibiasakan sejak kecil. Anak-anak merupakan agen perubahan untuk memberikan edukasi baik untuk diri sendiri dan lingkungannya sekaligus mengajarkan pola hidup bersih dan sehat. Anak-anak juga cukup efektif dalam memberikan contoh terhadap orang yang lebih tua khususnya mencuci tangan yang selama ini dianggap tidak penting.

Mencuci tangan dengan air saja lebih umum dilakukan tetapi hal ini terbukti tidak efektif dalam menjaga kesehatan dibandingkan dengan CTPS. Menggunakan sabun dalam mencuci tangan sebenarnya menyebabkan orang harus mengalokasikan waktunya lebih banyak saat mencuci tangan, tetapi penggunaan sabun menjadi efektif karena lemak dan kotoran yang menempel akan terlepas saat tangan digosok dan bergesek dalam upaya melepasnya. Di dalam lemak dan kotoran yang menempel inilah kuman penyakit hidup.

Lalu kapan anda harus mencuci tangan? Lakukan sesering mungkin, terutama sebelum menyentuh mata, hidung, dan mulut. Dianjurkan bagi setiap orang, di mana pun dan kapan pun untuk selalu mencuci tangan yaitu :

  1. Setelah membuang ingus, batuk atau bersin.
  2. Setelah mengunjungi ruang publik, termasuk angkutan umum.
  3. Setelah menyentuh permukaan di luar rumah, termasuk uang.
  4. Sebelum, selama dan setelah merawat orang yang sakit.
  5. Sebelum dan sesudah makan.

Secara umum, sebaiknya Anda selalu mencuci tangan pada waktu-waktu berikut :

  1. Setelah menggunakan toilet.
  2. Sebelum dan sesudah makan.
  3. Setelah menangani sampah.
  4. Setelah menyentuh hewan liar dan hewan peliharaan.
  5. Setelah mengganti popok bayi atau membantu anak menggunakan toilet.
  6. Saat tangan terlihat kotor.

Dari penjelasan tersebut di atas maka jangan kendor untuk mencuci tangan pakai sabun.

Saat di rumah ataupun di luar rumah mencuci tangan tetap diterapkan karena pada setiap benda yang kita sentuh terdapat potensi adanya bibit dan virus penyakit. (Tn)

 

 

 

 

 

Referensi               :

  1. https://dinkes.karawangkab.go.id/
  2. https://promkes.kemkes.go.id/
  3. Natsir Muh Fajaruddin. 2018. Pengaruh Penyuluhan CTPS Terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa SDN 169 Bonto Parang Kabupaten Jeneponto. Jurusan Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin. Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan (JNIK) Volume 1 Edisi 2. Hlm 1-3. Website https://journal.unhas.ac.id
  4. https://www.diskes.baliprov.go.id/