Tim PKRS RSST – Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit sekaligus juru bicara pemerintah Indonesia khusus penanganan Virus Corona (COVID-19), dr. Achmad Yurianto mengatakan tidak semua kasus positif terjangkit Virus Corona harus menjalani isolasi di rumah sakit. Untuk beberapa kasus positif tanpa gejala, menurut beliau, bisa dilakukan isolasi secara mandiri di rumah.

dr. Achmad Yurianto tidak menjelaskan secara rinci mengenai konsep isolasi mandiri tersebut. Namun ia mengatakan pedoman untuk melakukan isolasi mandiri sudah diatur oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Seperti halnya yang sudah disosialisasikan melalui website Kantor Staf Presiden RI (KSP RI) tentang bagaimana isolasi secara mandiri untuk melawan Virus Corona itu. Antara lain seperti :

  1. Tetap di rumah dan batasi kunjungan.
  2. Gunakan lengan dalam jika bersin / batuk.
  3. Selalu cuci tangan.
  4. Buka jendela untuk sirkulasi udara.
  5. Jangan gunakan alat makan secara bergantian.
  6. Cuci peralatan makan dengan sabun.
  7. Jaga jarak dengan penderita.
  8. Gunakan masker dan hindari keramaian jika keluar rumah.

Berapa lama durasi isolasi? Isolasi mandiri dilakukan selama 14 hari. (Hn)

 

 

 

Referensi :

  1. World Health Organization
  2. http://ksp.go.id/waspada-corona/
  3. https://www.cnbcindonesia.com/news/20200316190759-4-145322/kemenkes-pasien-positif-corona-bisa-diisolasi-di-rumah