INI Kontraksi ASLI Apa PALSU Sih?

dr. Puska Primi Ardini, Sp.OG (K) – Kontraksi atau sering disebut kenceng-kenceng, sering dialami oleh bumil menginjak trimester 3 awal, sekitar umur kehamilan 2830 minggu. Kondisi ini tidak jarang membuat cemas dan kepikiran apakah seperti ini rasanya kalau mau melahirkan?

Naaah… Perlu diketahui, ada lho yang namanya kontraksi palsu, jadi seperti kontraksi asli tapi nggakbingung kan? No... no... no... Jangan bingung, bumil itu harus cerdas, pinter, dan terus belajar… Oke?

Baik mari kita simak, apa perbedaan antara kontraksi asli dan palsu

Kontraksi palsu atau dikenal dalam dunia medis sebagai kontraksi Braxton Hicks merupakan hal normal yang terjadi pada wanita hamil. Kontraksi semacam itu merupakan persiapan rahim untuk menghadapi persalinan.

Cara membedakan kontraksi palsu dan kontraksi persalinan :

  • Kontraksi palsu hanya terjadi 1-2 kali dalam 1 (satu) jam dan hanya beberapa kali muncul dalam sehari, tidak teratur, dan jarak waktu kontraksi tidak berdekatan. Sedangkan kontraksi persalinan semakin lama semakin sering mendekati waktu persalinan, teratur, dan jarak waktu antara kontraksi akan memendek.
  • Kontraksi palsu hanya terjadi kurang dari 1 (satu) menit, sementara kontraksi persalinan dapat terjadi hingga lebih dari 1 (satu) menit.
  • Pada saat terjadi kontraksi persalinan, perabaan perut bumil keras seperti papan, sedangkan pada kontraksi palsu hanya keras saja.
  • Perubahan aktivitas fisik akan menghentikan kontraksi palsu, namun hal itu tidak terlalu berpengaruh pada kontraksi persalinan.
  • Kekuatan kontraksi palsu tidak meningkat. Sebaliknya, kontraksi persalinan akan mengalami peningkatan, diiringi rasa nyeri yang makin bertambah menjelang persalinan, sampai terjadi pengeluaran lendir darah dari jalan lahir.
  • Kontraksi palsu hanya terasa di bagian depan perut, sementara kontraksi persalinan dimulai dari bagian punggung bawah dan menyebar ke arah depan atau sebaliknya.

Lalu bagaimana mengatasi kontraksi palsu?

Meski jarang menimbulkan rasa sakit, kontraksi palsu tetap dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada wanita hamil. Beberapa cara untuk mengatasi hal tersebut :

  • Mengubah posisi tubuh

Cobalah untuk berjalan-jalan. Bisa juga sebaliknya, beristirahat saat kontraksi palsu mulai terasa ketika sedang beraktivitas. Teknik relaksasi seperti mengambil napas dalam-dalam dapat dipraktikkan untuk membantu mengembalikan rasa nyaman.

  • Minum atau makan

Minum segelas air, teh, atau mengonsumsi makanan juga dapat dilakukan guna meminimalkan rasa tidak nyaman saat terjadi kontraksi palsu.

  • Mandi air hangat

Ibu hamil dapat mandi air hangat sekitar 20-30 menit untuk membuat tubuh rileks.

Kontraksi palsu memang dapat terjadi sewaktu-waktu dan tidak berbahaya. Namun, jika usia kehamilan belum mencapai 37 minggu dan kontraksi terjadi lebih dari 4 kali dalam satu jam, maka waspada terhadap kemungkinan persalinan prematur.

Cermati pula jika keluar cairan ketuban dari vagina yaitu cairan yang lebih encer dan berlendir, bercak darah, pendarahan dari vagina, atau tekanan di dalam panggul meningkat seperti bayi yang mendorong untuk dilahirkan. Bila hal-hal ini terjadi, sebaiknya segera menghubungi bidan atau dokter.

Ibu perlu mengenali perbedaan antara kontraksi palsu dan kontraksi yang menjadi tanda persalinan akan terjadi, terutama ketika tahap kehamilan telah memasuki kehamilan trimester akhir.