Manfaat Buah Lemon untuk Kesehatan

Manfaat Buah Lemon untuk Kesehatan

Tim Promkes RSST - Lemon merupakan salah satu buah yang cukup banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Rasanya yang asam membuat lemon jarang dikonsumsi langsung, sehingga sering dicampur dengan makanan atau minuman lain, seperti salad atau teh hangat, untuk memberikan cita rasa yang segar. Lemon mengandung beragam nutrisi yang menjadikannya baik untuk kesehatan, mulai dari meningkatkan daya tahan tubuh hingga mencegah penyakit jantung. Rasa asam yang kuat pada lemon ini berasal dari kandungan asam sitrat, yaitu senyawa asam yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.

Efek Konsumsi Daging Kambing Terhadap Tekanan Darah

Efek Konsumsi Daging Kambing Terhadap Tekanan Darah

Tim Promkes RSST - Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah yang lebih tinggi dari normal. Keadaan ini ditunjukkan dengan tekanan sistolik ≥ 140 mmHg dan diastolik ≥ 90 mmHg. Hasil riset Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2013 menyatakan prevalensi hipertensi secara nasional mencapai 25,8%. Hipertensi memiliki banyak komplikasi antara lain penyakit stroke, serangan jantung, gagal ginjal dan penyakit pembuluh darah lain. Tingginya prevalensi hipertensi dan komplikasi yang ditimbulkan menyebabkan peningkatan kewaspada...

Masa Muda Sehat Masa Tua Nikmat Tanpa PTM Dengan Perilaku CERDIK

Masa Muda Sehat Masa Tua Nikmat Tanpa PTM Dengan Perilaku CERDIK

Tim Promkes RSST - Hidup sehat bebas dari penyakit dapat diperoleh dengan menerapkan perilaku CERDIK. Apa itu CERDIK? CERDIK merupakan perilaku hidup sehat yang dapat menjauhkan dari Penyakit Tidak Menular (PTM). Kementerian Kesehatan mengajak masyarakat untuk CERDIK dalam mengendalikan Penyakit Tidak Menular (PTM). Mari menuju masa muda sehat, hari tua nikmat tanpa penyakit tidak menular dengan perilaku CERDIK. CERDIK adalah slogan kesehatan yang setiap hurufnya mempunyai makna yaitu : C = Cek kesehatan secara rutin Sebaiknya mau memeriksakan diri dengan melakuk...

Cegah Penularan COVID-19 dengan 3T

Cegah Penularan COVID-19 dengan 3T

Tim Promkes RSST - Dalam masa pandemi ini kita sebaiknya terus menjalankan dan menerapkan 3M sebagai protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19. Sedangkan pemerintah menjalankan 3T. 3T adalah Tracing, Testing, Treatment dengan dukungan dari masyarakat. Menurut laman covid19.go.id, 3M dan 3T adalah satu upaya yang tidak dapat dipisahkan untuk memutus rantai penularan COVID-19. Hanya saja, penerapan praktik 3T masih perlu ditingkatkan pemahamannya di masyarakat, mengingat masyarakat lebih mengenal 3M yang kampanyenya dilakukan terlebih dahulu dan genca...

Mengenal Bibir Sumbing

Mengenal Bibir Sumbing

Tim Promkes RSST - Bibir sumbing adalah kelainan bawaan yang ditandai dengan adanya celah pada bibir. Celah tersebut bisa muncul di tengah, kanan, atau bagian kiri bibir. Bibir sumbing sering kali disertai dengan munculnya celah di langit-langit mulut yang sering disebut dengan langit sumbing. Bibir sumbing dan langit-langit sumbing terjadi karena tidak sempurnanya penyatuan jaringan di bibir atau di langit-langit mulut janin, sehingga terbentuk celah. Normalnya, proses penyatuan tersebut terjadi pada trimester pertama kehamilan. Penyebab Bibir Sumbing Hingga saa...

Endoskopi Tulang Belakang Sebagai Metode Baru Untuk Penanganan ‘Saraf Kejepit’ Pada Tulang Belakang

Endoskopi Tulang Belakang Sebagai Metode Baru Untuk Penanganan ‘Saraf Kejepit’ Pada Tulang Belakang

dr. Prahesta Adi Wibowo, Sp.OT (K) Spine - ‘Saraf kejepit’ pada tulang belakang atau spinal stenosis lumbal merupakan suatu kondisi adanya penyempitan pada tulang belakang Anda. Kelainan ini memiliki tanda dan gejala antara lain : nyeri boyok yang menjalar sampai kaki, kesemutan pada kaki, dan cepat merasa capek dan sakit jika berjalan. Keadaan ini tentunya akan sangat mengganggu aktivitas sehari hari anda. Kelainan saraf kejepit ini memiliki faktor risiko antara lain : pada pasien dengan aktivitas yang sering angkut-angkut barang, pasien yang sering bepergian jauh dengan motor seha...

Kegiatan Stimulasi Otak Untuk Mencegah Demensia

Kegiatan Stimulasi Otak Untuk Mencegah Demensia

dr. Adika Mianoki, Sp.S - Studi longitudinal dengan waktu follow up antara 2 sampai 16 tahun telah dilakukan untuk meneliti hubungan antara kegiatan rekreasi dengan risiko demensia atau penyakit Alzheimer. Sebagian besar hasilnya menyimpulkan bahwa adanya efek protektif dari kegiatan rekreasi, terutama kegiatan yang merangsang mental terhadap kejadian demensia. Kegiatan-kegiatan tersebut antara lain seperti membaca, bermain catur, merajut, berkebun, dan menari, sering dikaitkan dengan penurunan risiko demensia. Selain itu, sebuah tinjauan terbaru dari studi prospektif juga telah d...

Olahraga Teratur Bisa Mencegah Penyakit Alzheimer

Olahraga Teratur Bisa Mencegah Penyakit Alzheimer

dr. Adika Mianoki, Sp.S - Menurut sebuah penelitian, latihan fisik yang teratur akan mengurangi risiko terkena penyakit Alzheimer sebesar 50 persen. Olahraga teratur juga dapat memperlambat kerusakan lebih lanjut pada mereka yang sudah mulai mengalami gangguan kognitif. Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak penelitian yang menunjukkan hubungan antara aktivitas fisik terhadap terpeliharanya fungsi kognitif atau pengurangan risiko penyakit neuro-degeneratif. Sebagai contoh adalah penelitian Larson et al yang  melibatkan  1.740 orang dewasa di atas usia 65 tentang pengaruh frekue...