dr. Puska Primi Ardini, Sp.OG (K) – Bagi umat muslim, hukum berpuasa di bulan Ramadhan adalah wajib. Namun bagaimana dengan bumil atau ibu hamil? Bolehkah tidak berpuasa? Di antara kemudahan dalam syari’at Islam adalah memberikan keringanan bumil untuk tidak berpuasa, supaya bumil tidak merasa khawatir terhadap kondisi diri dan janinnya.

Keringanan bagi bumil ini telah ditegaskan dalam sebuah dalil, yang disebutkan sebagai sabda Nabi Muhammad, dalam hadis riwayat Ahmad sebagai berikut :

Sesungguhnya Allah ‘azza wa jalla menghilangkan pada musafir separuh shalat. Allah pun menghilangkan puasa pada musafir, perempuan hamil dan perempuan menyusui.”

  1. Secara medis apakah ibu hamil tetap bisa menjalankan ibadah puasa?

Pada trimester 1, kondisi bumil akan mengalami penurunan daya tahan tubuh oleh pengaruh hormon kehamilannya yang meningkat tajam, sehingga akan mengalami beberapa keluhan seperti mual, muntah, hipersalivasi, pusing, mudah lelah, kurang tidur, sampai dapat terjadi dehidrasi.  Kondisi daya tahan tubuh yang turun ini juga mendorong bumil lebih mudah tertular penyakit yang penyebaran melalui droplet, sehingga diusahakan jika tidak terlalu penting, ibu hamil muda lebih baik tinggal di rumah untuk lebih banyak beristirahat.

Hormon kehamilan akan menyebabkan sfingter esofagus bagian bawah (katup otot antara esofagus dan lambung) menjadi lebih rileks, akibatnya asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan. Hal ini akan memicu rasa panas di daerah dada menimbulkan rasa mual sampai muntah. Lalu bagaimana mengurangi kondisi tersebut? Ibu hamil dapat melakukan beberapa hal berikut ini :

  • Makan sedikit-sedikit tetapi lebih sering (jawa : ngemil).
  • Mengurangi makan yang pedas, gorengan, dan berlemak.
  • Minum air lebih sedikit saat makan.

Nah, kondisi bumil yang masih beradaptasi dengan kehamilannya itulah yang kadang justru menyebabkan beberapa bumil memerlukan perawatan di rumah sakit. Padahal trimester 1 merupakan waktu terjadinya pembentukan organ-organ tubuh yang sangat dipengaruhi oleh kesehatan ibu. Itulah sebabnya pada awal-awal kehamilan bumil tidak disarankan berpuasa, di samping agar kesehatan ibu tetap terjaga, sehingga embrio dapat tumbuh dengan baik.

  1. Kapan usia kehamilan yang ideal untuk berpuasa?

Pada saat memasuki trimester 2, terutama mulai minggu ke-20, bumil sudah beradaptasi dengan kehamilannya. Secara fisik  sudah lebih kuat dan bersahaja, makannya pun sudah mulai banyak dan bervariasi. Terlebih lagi yang menyenangkan, ibu hamil sudah dapat merasakan gerakan janin. Suatu hal yang amazing, yang kadang membuat banyak bumil terheran-heran sekaligus terharu bahwa menyadari ada makhluk lain dalam tubuhnya.

Sehingga mulai usia kehamilannya inilah, bumil dapat memulai puasanya dengan nyaman.

Tetapi ingat, yang berpuasa itu ibunya ya, bukan janinnya lho!

Lalu bagaimana mengetahuinya, si janin ikut berpuasa? Mudah saja, jadi kalau selama si ibu berpuasa, tetapi gerakan janin semakin berkurang atau bahkan tidak bergerak sama sekali, itu berarti bahwa asupan kalori pada saat sahur tidak terpenuhi dengan baik.

Sahur merupakan waktu makan paling penting, karena merupakan sumber energi untuk menjalani ibadah puasa, dan untuk memenuhi nutrisi ibu dan janin.

Makanan yang seperti apa yang harus dikonsumsi saat sahur?

  • Nasi merah, merupakan sumber kalori yang membuat ibu hamil kenyang lebih lama sehingga kuat berpuasa seharian penuh.
  • Telur, sumber protein yang mengandung kolin dan sangat baik untuk perkembangan otak bayi dan kesehatan ibu.
  • Sayuran berwarna hijau, seperti brokoli, selada air, bayam, buncis, dan lain-lain, yang mengandung folat dan kalsium, sangat penting untuk pertumbuhan otak dan tulang janin.
  • Daging tanpa lemak, menjadi sumber zat besi yang menjadikan ibu hamil bertenaga selama berpuasa.
  • Jangan lupa buah juga diperlukan saat sahur. Buah seperti alpukat, pisang, dan jeruk memberikan tambahan vitamin dan energi, serta cairan selama berpuasa.
  1. TIPS berpuasa bagi ibu hamil:
  • Jangan melewatkan makan sahur ya, ingat makan sahur adalah pengganti sarapan dan waktu untuk loading sumber kalori untuk memenuhi kebutuhan ibu dan janin sehari penuh.
  • Pilih makan yang tepat untuk berbuka, jangan dibiasakan untuk segera menyantap makanan manis untuk membatalkan puasa, seperti kolak dan es campur. Kondisi ini akan menyebabkan kadar gula darah bumil cepat naik, tetapi cepat turun juga, sehingga justru menyebabkan bumil menjadi lemas dan membuat cepat lapar. Jadi jenis makanan yang dianjurkan :
    1. Untuk berbuka : air putih, kurma, dan beberapa potongan buah segar yang banyak mengandung air seperti semangka, melon, dan pir.
    2. Makan malam : protein harus tetap eksis ya, seperti ayam, ikan, kacang-kacangan, dan susu.
  • Penuhi kebutuhan cairan, sangat bermanfaat untuk mencegah dehidrasi pada bumil. Perubahan pola makan dan kurangnya asupan cairan selama berpuasa juga dapat menyebabkan kulit kering. Kondisi ini dapat menjadi masalah, karena seiring dengan perkembangan janin, kulit di bagian perut akan mengalami peregangan, dan timbulah stretch mark yang dapat meninggalkan bekas di kulit. Kebutuhan cairan saat berpuasa berkisar 2,3 liter atau 10 gelas. Agar dapat terpenuhi saat berpuasa, bumil dapat minum 5 gelas masing-masing saat sahur dan buka.
  • Istirahat yang cukup dan hindari stres.

Untuk menghemat energi dan agar tidak mudah lelah, ibu hamil disarankan untuk mengurangi aktivitas fisik dan tidur siang sekitar 2 jam. Buat suasana hati selalu happy, sehingga terhindar dari pikiran-pikiran negatif yang menimbulkan stres. Kalau sudah stres, maka produksi asam lambung akan meningkat, dan menimbulkan rasa sebah, mual sampai muntah-muntah, akibatnya terpaksa deh puasanya batal.

Tetapi ingat… dan selalu diingat :

Berkonsultasi dulu dengan dokter kandungan tentang kelayakan kondisi untuk berpuasa, juga tentang kemungkinan keluhan-keluhan yang akan dihadapi selama berpuasa.

Jika memutuskan untuk berpuasa, tetapi kemudian timbul rasa sangat haus, mual, muntah, pusing sampai ingin pingsan, atau apapun keluhannya jangan egois lho ya, segera batalkan puasa untuk mencegah kondisi yang makin buruk, dan segera periksakan ke dokter kandungan favorit bumil oke?

Jadi, bumil cantik sudah siap berpuasa nih? Semangat ya, sehat ibu dan janin…