Tim K3 RS – Peristiwa gempa bukan hal asing bagi warga di tanah air. Kita semua hidup dengan risiko terjadinya gempa kapan saja, maka sudah seharusnya kita tahu apa yang harus dilakukan saat terjadi gempa.

Waspada Sebelum Gempa Bumi

  • Kenali daerah sekitar tempat tinggal (apakah termasuk rawan gempa atau tidak).
  • Ketika masuk ke sebuah gedung atau bangunan, perhatikan letak pintu keluar, tangga darurat, atau cara-cara untuk mengeluarkan diri jika sewaktu-waktu harus menyelamatkan diri.
  • Di dalam ruangan tempat Anda berada, perhatikan titik-titik yang aman untuk berlindung ketika gempa terjadi.
  • Perhatikan juga tempat yang berbahaya jika gempa terjadi, seperti di dekat kaca, tiang atau pilar, lemari, dan lain-lain.
  • Catat dan simpan nomor-nomor telepon penting yang harus dihubungi saat gempa terjadi seperti PMI, rumah sakit, pemadam kebakaran, polisi, dan lain-lain. Matikan kran air, kompor, gas, dan listrik jika selesai digunakan.

Tindakan Saat Gempa Bumi Terjadi

Jika kamu berada di dalam bangunan saat gempa

  • Jongkok dan berlindung di bawah perabotan rumah, misalnya meja yang stabil, yang bisa melindungi tubuh dari potensi runtuhnya perabotan. Tetap berlindung sampai guncangan berhenti. Jika tidak ada meja, lindungi wajah dan kepala dengan tanganmu, dan ambil posisi di sudut bangunan.
  • Jauhi benda terbuat dari kaca, baik jendela maupun lemari, pintu, dinding pembatas ruang, lampu gantung yang dapat runtuh atau pecah.
  • Tetap tinggal di tempat tidur jika kamu ada di kamar saat gempa. Lindungi wajah dan kepala dengan bantal. Pastikan kamu tidak berbaring di bawah lampu gantung yang mungkin jatuh.
  • Jangan melewati pintu, kecuali kamu yakin pintu disangga rangka yang kuat, karena bisa saja runtuh seketika.
  • Tetap tinggal di dalam bangunan, baik rumah, kantor, apartemen, sampai goncangan gempa berhenti dan aman menuju keluar. Riset menunjukkan bahwa orang malah luka-luka saat mencoba berdesakan keluar bangunan dan berlarian ke berbagai arah, sehingga terjadi tubrukan.
  • Jangan gunakan lift.
  • Hati-hati dengan listrik yang mungkin padam atau sistem pemadam kebakaran di gedung yang mungkin berfungsi secara otomatis.
  • Jika sudah bisa keluar bangunan, cari tanah lapang. Hindari lereng curam.

Jika kamu berada di luar bangunan saat terjadi gempa.

  • Tetap di sana, ambil posisi melindungi wajah dan kepala.
  • Cari tanah lapang.
  • Menjauh dari bangunan, lampu-lampu jalan dan kabel-kabel listrik dan telepon yang ada.
  • Hindari lereng
  • Hindari posisi dekat pintu keluar gedung atau bangunan dan jangan dekat dinding.

Jika kamu berada di kendaraan bergerak saat gempa.

  • Segera berhenti, perhatikan agar tidak nge-rem mendadak agar tidak terjadi tubrukan antar kendaraan, tetap di dalam kendaraan. Hindari berhenti dekat atau di bawah bangunan, pohon, jembatan layang atau kabel-kabel listrik / telepon.
  • Setelah goncangan gempa berhenti, berjalan kembali pelan-pelan. Hindari jalanan, jembatan yang rusak terdampak gempa.

Jika kamu terjebak di reruntuhan saat atau sesudah gempa.

  • Jangan menyalakan api.
  • Jangan bergerak atau mencoba menghilangkan debu (khawatir kian runtuh).
  • Tutupi mulut dan hidung dengan sapu tangan atau baju.
  • Ketuk-ketuk pipa atau dinding sehingga bisa diketahui tim penyelamat. Jika bisa bersiul bisa dilakukan. Berteriak adalah upaya terakhir, karena ini bisa membuatmu kemasukan debu reruntuhan dalam jumlah banyak. Berbahaya.
  • Ikuti perkembangan informasi gempa dari sumber kredibel seperti BMKG. Kita bisa monitor dari akun media sosialnya kalau ponsel mu masih punya daya baterai.