dr. Anantia Sari Utami, SpRad , M.Sc – Phantom atau gambaran mirip tumor adalah suatu kondisi yang jarang tetapi dapat diketahui dengan baik. Temuan radiografi ini penting karena dengan diagnosis yang tepat, lesi akan menghilang setelah mobilisasi cairan dan diuresis efektif.

Pengumpulan cairan yang menyerupai  tumor  dalam celah interlobar yang terkait dengan gagal jantung kongestif tidak umum. Tumor  multipel paling jarang yang dapat menghilang dan dapat menyerupai opasitas multipel lainnya, misal metastasis. Hilangnya apa yang disebut tumor setelah pengobatan untuk gagal jantung memberikan bukti diagnosis pada pasien yang dilaporkan. Diagnosis ini penting untuk dipertimbangkan untuk mencegah investigasi dan perawatan yang tidak perlu.

Seperti dijelaskan di sini juga, gambaran mirip tumor  ini mungkin lebih dari satu dan sebagian besar terlihat pada populasi geriatri yang memiliki insiden gagal jantung kongestif yang lebih tinggi. Menurut laporan sebelumnya, gambaran ini tidak terbatas pada kegagalan jantung yang parah dan harus dipertimbangkan pada semua pasien dengan gagal jantung kongestif dengan pola rontgen dada yang dievaluasi.

Penampilan yang paling umum digambarkan adalah massa homogen yang terdefinisi dengan baik, menempati celah transversal atau kadang-kadang celah interlobar. Seperti juga dijelaskan dalam suatu laporan  kasus, lokasi cairan berada di sisi kanan dalam sebagian besar laporan sebelumnya. Pada pasien dengan gagal jantung kongestif, tekanan hidrostatik yang lebih besar di sisi kanan paru mengganggu drainase vena dan limfatik dan menghasilkan dominasi efusi sisi kanan. Selain itu, hasil pleuritis dalam suatu ruangan (terlokalisir) dan mencegah penyebaran cairan. Tumor phantom umumnya ditemukan dalam fisura minor, tetapi seperti pada beberapa kasus, dapat terjadi pada fisura mayor.

Efusi interlobar yang terlokalisasi pada gagal jantung kongestif (phantom atau menyerupai tumor paru-paru) jarang terjadi tetapi merupakan entitas yang dikenal baik. Seorang pria berusia 83 tahun mengalami sesak napas, kaki bengkak, dan batuk kering yang bertahan selama lima hari. Chest-X-ray (CXR) mengungkapkan bayangan padat padat / oval berbentuk bulat besar dengan oval tajam berukuran 10 × 7 cm di lobus inferior kanan. Perawatan dengan loop diuretik dan pengurangan asupan cairan menghasilkan resolusi lengkap dari gambar seperti tumor bulat / oval yang diamati pada kontrol CXR tiga hari kemudian. Penampilan radiologis dari konfigurasi seperti massa pada pasien dengan gagal jantung kongestif menuntut koreksi kondisi jantung yang mendasari sebelum penyelidikan diagnostik lebih lanjut dilakukan untuk menghindari kesalahan diagnostik dan perawatan yang tidak perlu, mahal, dan mungkin berbahaya. Infark paru, pneumonia, tuberkulosis, kolapsnya lobus, massa ganas, atau neoplasma metastasis, abses, emfisema, kista, dan aneurisma arteriovenosa adalah diagnosis banding untuk temuan radiografi ini.

Keterangan Gb. 1 Gambaran lesi opaq homogeny bentuk membulat di paracardial dextra yang merupakan phantom tumor.

Keterangan Gb. 2 Massa hipodens, membulat, multiple di paru dextra yang merupakan phantom tumor dengan efusi pleura bilateral, terutama sinistra.

Keterangan Gb. 3 Setelah terapi 4 hari untuk pasien gagal jantung (diuretic), gambaran seperti tumor di paru dextra sudah tidak tervisualisasi.

Kesimpulannya, efusi pleura dalam fisura paru dapat digambarkan  sebagai tumor phantom dan manajemen yang tepat waktu akan mencegah intervensi yang tidak perlu.

 

 

 

 

 

Referensi :

  1. Geffer WI, Boucot KR, Marshall EW. Localized Interlobar Effusion in Congestive Heart Failure; Vanishing Tumor of the Lung. Circulation 1950; 2(3) : 336 : 43.
  2. Haleh Mikaeili, Jafar Mehdizadeh. Multiple Phantom Tumor of The Lung : A Complex Appearance Resolving Appropriate Intervention. Tannafos 2016 ; 15 (4) : 243-245.
  3. Van Gelderen WF. Multiple Vanishing Tumour Stimulating Pulmonary Neoplasm. A Case Report. A Afr. Med J 1989; 75 (10) : 498-9.