Dian Eka Sari, S.Gz – Tujuan Diet Rendah Garam :

  1. Membantu menurunkan tekanan darah.
  2. Membantu menghilangkan penimbunan cairan dalam tubuh atau edema atau bengkak.

Syarat Diet Rendah Garam :

  1. Makanan beraneka ragam mengikuti pola gizi seimbang.
  2. Jenis dan komposisi makanan disesuaikan dengan kondisi penderita.
  3. Jumlah garam disesuaikan dengan berat ringannya penyakit dan obat yang diberikan.
  4. Diet Rendah Garam I (200-400 mg Na)
  5. Diet Rendah Garam II (600-800 mg Na)
  6. Diet Rendah Garam III (1000-1200 mg Na)

Makanan yang Dianjurkan :

  1. Makanan segar : sumber hidrat arang, protein nabati dan hewani, sayuran dan buah-buahan yang banyak mengandung serat.
  2. Makanan yang diolah tanpa atau sedikit menggunakan garam natrium, vetsin, kaldu bubuk.
  3. Sumber protein hewani : daging / ayam / ikan paling banyak 100 gr/hari. Telur bebek 1 butir/hari.
  4. Susu segar : 200 ml/hari.
  5. Makanan / minuman dan sari buah murni.

Makanan yang Dibatasi :

  1. Pemaikaian garam dapur.
  2. Penggunaan bahan makanan yang mengandung natrium seperti soda kue.

Makanan yang Dhindari :

  1. Otak, ginjal, paru, jantung, daging kambing.
  2. Makanan yang diolah menngunakan garam natrium : biskuit, crackers, pastries, krupuk, kripik, makanan kering yang asin, kue-kue lain.
  3. Makanan dan minuman dalam kaleng : sarden, sosis, kornet, sayuran dan buah-buahan dalam kaleng.
  4. Makanan yang diawetkan : dendeng, abon, ikan asin, ikan pindang, udang kering, telur asin, telur pindang, selai kacang, acar, manisan buah.
  5. Mentega, keju.
  6. Bumbu-bumbu : kecap, terasi, petis, garam, saus tomat, saus sambel, taoco dan bumbu penyedap lainnya.
  7. Makanan yang mengandung alkohol misalnya : durian, tape.

Cara Mengatur Diet :

  1. Rasa tawar dapat diperbaiki dengan menambah gula pasir / merah, bawang merah / putih, jahe, kencur, salam dan bumbu lain yang tidak mengandung atau sedikit Na.
  2. Makanan lebih enak ditumis, digoreng, dipanggang walaupun tanpa garam.
  3. Gunakan garam beryodium (30-80 ppm) tidak lebih dari 1 sdt/hari.
  4. Dapat menggunakan garam yang mengandung rendah natrium.
  5. Bila mengkonsumsi makanan / minuman suplemen, konsultasikan dengan dokter lebih dahulu.