Posted by Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran at November 23, 2022 1:55 pm Informasi Kesehatan

Klaten, Rabu 9 November 2022, Tim Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) menyelenggarakan penyuluhan kesehatan dengan tema “Diet Osteoporosis”. Narasumber Fithri Umul Hasanah, A.Md.Gz. Acara diselenggarakan di ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan Terpadu (IRJT) RSST.

Osteoporosisatautulang keropos adalah penyakit ketika kepadatan tulang secara perlahan berkurang baik masa maupun kualitasnya, sehingga tulang menjadi lemah dan rentan akan fraktur (patah tulang). Osteoporosis terjadi ketika pembentukan tulang baru tidak mengikuti hilangnya tulang yang lama. Gaya hidup yang terjadi pada masa dewasa awal usia 18-24 tahun seperti kebiasaan merokok, minum-minuman beralkohol, minum-minuman bersoda, minum kopi, tidak berolah raga, tidak minum susu, sedentary life style, konsumsi makanan cepat saji yang umumnya tinggi protein dan asupan Kalsium kurang​ dapat meningkatkan risiko Osteoporosis pada masa ini.

Osteoporosis diklasifikasikan menjadi dua, yaitu:

  1. Osteoporosis primer, disebabkan penurunan hormon estrogen pada usia lanjut atau setelah menopause yang memicu pengeroposan tulang.
  2. Osteoporosis sekunder, disebabkan oleh penyakit atau kelainan tertentu, akibat tindakan operasi, atau pemberian obat.

Penatalaksanaan Diet Osteoporosis

•    Makan makanan yang beragam sesuai dengan gizi seimbang

•    Perencanaan diet dengan memenuhi kebutuhan kalsium dan vitamin D

Makanan yang dianjurkan bagi penderita Osteoporosis

Makanan yang dianjurkan mengandung :

1.Kalsium

Berikut adalah contoh sumber kalsium yaitu ikan sarden, salmon, brokoli, pakcoy, bayam, tahu, susu dan kacang-kacangan.

Kebutuhan Kalsium disesuaikan dengan usia sebagai berikut :
1. Usia 1-3 tahun perlu 500 mg/per hari.
2. Usia 4-8 memerlukan 800 mg/per hari
3. Usia 9-18 perlu 1.300 mg/per hari.
4. Usia 19-50 butuh 1.000 mg/per hari.
5. Usia >50 tahun butuh sekitar 1.200 mg/per hari.
6. Khusus ibu hamil dan menyusui membutuhkan 1.000-1.300 mg per hari.

2.Vitamin D

Vitamin penting karena membantu penyerapan Kalsium, sebagian besar vitamin D dibuat oleh tubuh kita ketika kulit kita terpapar sinar matahari, beberapa vitamin D dapat ditemukan dalam makanan tertentu seperti:

  • Telur
  • Ikan sarden , ikan salmon
  • Susu bubuk
  • Sereal

Jika dibutuhkan dapat diberikan suplemen Kalsium dan vitamin D.

Makanan yang dibatasi pada penderita Osteoporosis

1.Garam

Menyebabkan kekurangan Kalsium, sehingga melemahkan tulang. Saran konsumsi garam 6 gr dalam perhari.

2.Minuman ringan yang mengandung asam fosfat

Menyebabkan peningkatan ekskresi Kalsium pada saat buang air kecil dan sangat beresiko jika asupan Kalsium sudah rendah.

3.Kafein  

Merusak kepadatan tulang. Batasi asupan Kafein sampai 300 mg sehari.

Olahraga yang baik untuk kesehatan tulang

Latihan dengan menempatkan tekanan pada tulang, dapat mengurangi kehilangan tulang dan membantu mencegah Osteoporosis. Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal dari olahraga, sebaiknya olahraga dilakukan setidaknya tiga kali per minggu selama 30-45 menit, tetapi kurang dari 30 menit pun tetap memberikan manfaat.

Antusias peserta sangat baik serta ada umpan balik pertanyaan dari pasien kepada narasumber.

Daftar Pustaka

  • Olivia Zora,dkk. 2017. Deteksi Dini Osteoporosis serta Upaya Pencegahannya dengan Pengaturan Diet dan Suplementasi Gizi di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Jember. Seminar Nasional Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Jember.
  • Faizah Nurrin Lailla, dkk.  2015. Hubungan Asupan Protein, Fosfor, Dan Kalsium Dengan Kepadatan Tulang Pada Wanita Dewasa Awal. Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Journal of Nutrition College, Volume 4, Nomor 2.