dr. Pramavita Nur Junieva, Sp.THT-KL – Hidung merupakan salah satu organ pernafasan yang penting untuk tubuh kita. Hidung berfungsi untuk menyaring udara pernapasan yang akan masuk ke saluran nafas yang lebih bawah, serta melembabkan dan menghangatkan udara yang akan masuk ke tubuh agar temperaturnya sesuai dan optimal untuk tubuh. Hidung dilengkapi dengan suatu struktur yang terdiri dari lapisan lendir dan rambut-rambut halus yang disebut sebagai sistem transpor mukosilier. Sistem transpor mukosilier ini merupakan sistem pertahanan hidung terhadap virus, bakteri, jamur atau partikel berbahaya yang terhirup bersama udara pernafasan. Jika sistem pertahanan ini mengalami gangguan maka bisa muncul berbagai masalah di rongga hidung dan sinus. Posisi hidung sebagai organ pertama yang berinteraksi dengan udara luar juga mengakibatkan kotoran bisa menumpuk di daerah rongga hidung.

Melakukan cuci hidung atau nasal washing mungkin masih jarang didengar oleh sebagian besar dari kita. Ternyata, mencuci hidung dapat membantu menjaga kesehatan hidung dan sinus, terlebih di saat  pandemi seperti sekarang ini. Melakukan cuci hidung sebenarnya sudah direkomendasikan sejak lebih dari 100 tahun yang lalu. Cuci hidung atau nasal washing adalah tindakan mencuci hidung dengan menggunakan larutan air garam fisiologis yang bisa dilakukan sendiri. Cuci hidung sangat mudah dan aman untuk dilakukan dengan risiko atau komplikasi yang sangat minimal, meski terkadang pada beberapa orang merasa kurang nyaman karena belum terbiasa melakukannya. Cairan pencuci hidung kadang tertelan dan terkadang masuk kesaluran napas, namun tidak perlu khawatir karena hal ini tidak membahayakan kesehatan karena cairan pencuci yang digunakan merupakan cairan fisiologis. Cuci hidung bertujuan agar rambut getar di dalam permukaan hidung sehat, terjaga dan dapat berfungsi baik. Setelah terpapar polusi udara ataupun infeksi virus maupun bakteri, kondisi rambut getar menjadi tidak baik, melakukan cuci hidung dapat memperbaiki fungsi rambut-rambut getar. Pada kondisi hidung yang sedang mengalami peradangan, cuci hidung dapat membantu mengencerkan lendir yang kental, dapat mengurangi gejala alergi, mencegah terkumpulnya bakteri dan mengurangi radang.

Melakukan cuci hidung sangatlah mudah bisa dilakukan sendiri dimanapun dan kapanpun, cuci hidung dapat dilakukan minimal sekali sehari untuk menjaga agar hidung kita tetap bersih. Berikut langkah-langkah cara melakukan cuci hidung :

  1. Tuangkan cairan cuci hidung (larutan garam fisiologis) ke dalam mangkok atau gelas bersih.
  2. Ambil cairan cuci hidung dengan spuit 20cc/10cc (tanpa jarum) sampai penuh.
  3. Posisikan spuit lurus ke dalam lubang hidung, mulut dibuka dan posisi kepala miring agak menunduk. Spuit dimasukkan ke lubang hidung.
  4. Semprotkan cairan ke dalam rongga hidung perlahan-lahan. Lakukan pada kedua hidung secara bergantian.
  5. Bersihkan sisa cairan dan ingus secara bergantian.

Mengingat banyak manfaat dari melalukan cuci hidung, mari kita mencuci hidung minimal satu kali sehari agar hidung kita tetap bersih dan sehat.