Nanik Haryanti, S.Kep.Ns – Comusio Cerebri (Gegar Otak) yaitu hilangnya kesadaran dan kadang-kadang hilang ingatan sekejap (kurang dari 10 menit) setelah terjadinya cedera pada otak dan tidak menyebabkan kerusakan fisik nyata.

Gegar otak biasanya berlangsung selama beberapa jam hingga beberapa hari.

Penyebab

Penyebab terjadinya gegar otak antara lain :

  1. Jatuh

Misalnya : jatuh dari tempat yang tinggi.

  1. Kecelakaan lalu lintas
  2. Cedera olahraga

Misalnya : terjadi benturan kepala saat bermain bola, tinju, basket, dan lain-lain.

  1. Kecelakaan kerja

Tanda Gejala

Tanda dan gejala comusio cerebri (gegar otak) antara lain :

Gejala Fisik

  1. Nyeri kepala,
  2. Mual dan muntah,
  3. Tidak dapat mengendalikan tubuh (gangguan keseimbangan),
  4. Penglihatan kabur dan penglihatan ganda.

Gejala Emosional

  1. Kebingungan,
  2. Kesulitan memusatkan perhatian (sulit konsentrasi),
  3. Kadang terjadi kehilangan kesadaran,
  4. Lambat untuk menanggapi pertanyaan atau arahan, dan
  5. Gelisah

Pemeriksaan

Apa saja test yang biasa dilakukan untuk gegar otak?

Dokter akan melakukan pemeriksaan CT-Scan pada kepala atau melakukan MRI (Magnetic Resonance Imaging) untuk melihat adanya perdarahan di otak dan melihat adanya gangguan struktur otak.

Pencegahan

Untuk mencegah terjadinya gegar otak dapat dilakukan dengan :

  1. Mengurangi resiko jatuh dengan menjaga lantai (bebas dari licin), menggunakan sepatu tipis dan datar.
  2. Menggunakan sabuk pengaman saat naik mobil.
  3. Menggunakan helm.
  4. Berhati-hati dalam berlalu lintas.

Beberapa pengobatan dan kebiasaan di rumah yang bisa membantu mempercepat penyembuhan gegar otak antara lain :

  1. Konsumsi obat-obatan yang diberikan oleh dokter.
  2. Perhatikan asupan makanan anda sesuai yang dianjurkan dokter.
  3. Istirahat sampai merasa benar-benar pulih sepenuhnya.
  4. Hindari terjadinya cedera lain. Gegar otak dapat kambuh, khususnya dalam jangka waktu 3 bulan.
  5. Kembali ke aktivitas secara bertahap (jangan langsung melakukan aktivitas yang berat).

Sindrom Pasca Gegar Otak

  1. Setelah pengobatan, gejala gegar otak dapat juga belum sembuh selama berminggu-minggu.
  2. Penderita biasanya masih mengalami gejala sakit kepala, pusing, kelelahan, mudah cemas, sulit tidur, dan lain-lain.
  3. Perlu pemulihan pasca terjadi gegar otak, tidak perlu khawatir, gejala akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan.

Penanganan pertama apabila ada korban yang mengalami gegar otak di suatu tempat antara lain :

  1. Jangan memijat daerah kepala yang mengalami benturan.
  2. Pindahkan penderita dengan cara sejajar.
  3. Baringkan penderita dan pertahankan posisi kepala sejajar dengan leher.
  4. Bila penderita tidak sadar, jangan memberikan makanan / minuman.

Segera bawa ke rumah sakit apabila terjadi gejala-gejala :

  1. Tidak sadarkan diri,
  2. Lemah otot,
  3. Muntah terus menerus,
  4. Tidak dapat menjaga keseimbangan tubuh,
  5. Keluar darah dari lubang hidung atau lubang telinga, dan
  6. Memar di sekitar kedua mata.