Tim Humas RSST – Memasuki tatanan baru, kita harus mempersiapkan diri dengan baik untuk ikut dalam mencegah penyebaran Virus Corona, hal ini berkaitan erat dengan mobilitas masyarakat yang tinggi dalam memenuhi kebutuhan hidup, sebagai contoh mobilitas masyarakat perkotaan dalam penggunaan kereta maupun komuter sebagai transportasi umum. Dalam hal ini masyarakat wajib waspada dan dikhawatirkan tertular virus ini. Pasalnya, baik pekerja kereta / komuter maupun masyarakat yang menggunakan harus berbaur dengan banyak orang, yang mungkin saja telah terinfeksi virus ini.

Gejala infeksi Virus Corona atau COVID-19 mirip dengan penyakit flu dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Tak heran jika sampai saat ini banyak orang yang takut berdekatan dengan orang yang sedang batuk atau bersin.

Oleh karenanya, untuk pencegahan, agar kita tidak terpapar Virus Corona atau kuman penyakit lainnya dari sesama pengguna transportasi umum, terapkanlah langkah-langkah pencegahan yang benar dan efektif.

Cara Pencegahan Infeksi Virus Corona Sesama Pengguna Transportasi Umum (Kereta / Komuter)

Jika kita pekerja transportasi umum, seperti pekerja kereta / komuter atau bahkan pengguna, ada beragam cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah infeksi Virus Corona. Cara-cara berikut ini cukup sederhana dan bisa kita terapkan dikehidupan kita setiap hari :

  1. Memperkuat daya tahan tubuh

Agar tidak mudah tertular Virus Corona, perkuat daya tahan tubuh. Caranya adalah dengan mengonsumsi makanan sehat, tidur yang cukup, dan berolahraga secara rutin. Jika diperlukan, konsumsilah vitamin peningkat daya tahan tubuh, seperti vitamin C, vitamin B, dan vitamin D.

Jangan lupa untuk menghindari stres yang berlebihan. Istirahatlah sejenak jika kita sudah terlalu penat atau lelah. Terlalu lama berada dalam keadaan stres, baik stres psikis maupun stres fisik, juga bisa menurunkan daya tahan tubuh dan membuat kita mudah sakit.

  1. Menjaga jarak dengan orang yang sakit

Disarankan untuk menjaga jarak setidaknya 1 (satu) meter dari orang yang sedang batuk atau pilek. Jika tidak memungkinan, misalnya gerbong kereta / komuter yang kita tumpangi sedang padat, usahakan untuk tidak duduk atau berdiri tepat di depannya.

  1. Menggunakan masker

Menggunakan masker saat berada dalam transportasi umum disarankan terutama bagi orang yang sedang sakit agar tidak menularkannya ke orang lain. Walaupun begitu, sayangnya tidak semua orang yang sedang batuk atau pilek terkadang lupa selalu menggunakan masker.

Oleh karena itu, kita yang sehat boleh saja memakai masker untuk menghindari infeksi Virus Corona, asalkan cara menggunakannya benar. Sekali memakai masker, jangan bolak-balik melepas dan memasang kembali masker menggunakan tangan yang tidak bersih. Ini justru akan meningkatkan risiko terjadinya infeksi virus. Selain itu, jika memang harus menyentuh masker, pastikan kita membersihkan tangan setelahnya.

  1. Membawa hand sanitizer

Bawa selalu hand sanitizer yang mengandung setidaknya 60% alkohol ketika bepergian. Ini akan memudahkan kita untuk membersihkan tangan dari kuman dan virus yang mungkin menempel saat kita menyentuh benda-benda di tempat umum atau transportasi umum. Jika kita tidak mempunyai hand sanitizer, tidak perlu khawatir. Pemerintah telah menyediakan pembersih tangan di setiap transportasi umum guna mencegah penularan Virus Corona di Indonesia.

Walaupun begitu, usahakan untuk tidak banyak memegang benda-benda di tempat umum atau transportasi umum. Bila memang harus berpegangan pada sesuatu, hindari menyentuh mulut, hidung, atau mata sebelum mencuci tangan menggunakan air dan sabun atau hand sanitizer.

  1. Mencuci tangan dengan benar

Hand sanitizer tidak bisa membunuh semua kuman di tanganmu. Oleh karena itu, segera cuci tangan kita menggunakan air dan sabun dengan cara yang benar setelah tiba di rumah atau kantor, meskipun tangan kita tidak terlihat kotor.

Pekerja transportasi umum (kereta / komuter) memang lebih berisiko terpapar kuman penyakit karena sering berada di antara banyak orang dalam angkutan umum. Ini membuat pekerja transportasi umum harus lebih waspada terhadap penularan penyakit, khususnya infeksi Virus Corona yang sedang mewabah. Namun, jangan sampai ini membuat kita paranoid dan stres. Cukup pastikan daya tahan tubuh kuat dan jaga kebersihan tangan kita.

Bila kita mengalami batuk, pilek, demam, dan sesak napas, lebih baik minta izin untuk tidak masuk kerja dulu sampai kondisi kita membaik. Kita bisa mengambil cuti sakit atau bekerja dari rumah. Selain itu, kita juga bisa mencoba mendeteksi apakah kita berisiko terinfeksi virus. Dengan penerapan protokol kesehatan yang baik dan benar semoga membuat kita terhindar dari penularan virus. (Dn)

 

 

 

 

 

Referensi :

www.alodokter.com