Tim Promkes RSST – Introvert adalah jenis kepribadian yang cenderung lebih fokus kepada perasaan dan pikiran yang berasal dari dalam diri. Ada anggapan yang berkembang di masyarakat bahwa pribadi introvert berarti seseorang yang tidak suka berhubungan sosial dengan orang lain. Padahal anggapan tersebut tidak selalu benar.

Sebenarnya orang dengan kepribadian introvert tetap bisa bersosialisasi, meski memang terlihat pemalu. Hal ini disebabkan orang introvert cenderung memproses sesuatu secara internal dan berpikir dahulu sebelum bicara, dan juga lebih memilih apa yang perlu diungkapkan pada orang lain dan tidak.

Berbeda dengan ekstrovert, misalnya tipe kepribadian ENTP, yang lebih bersifat spontan dan tampak percaya diri mengungkapkan pendapatnya.

Ciri-Ciri Kepribadian Introvert

Berikut ini adalah beberapa ciri kepribadian introvert yang perlu Anda ketahui :

  • Lebih banyak menggunakan lobus frontalis.

Beberapa penelitian tentang otak menemukan, otak orang tipe introvert cenderung lebih banyak menggunakan lobus frontalis, yaitu bagian otak yang bertugas merencanakan, memikirkan penyelesaian masalah, serta mengingat.

  • Berorientasi kepada benak mereka sendiri.

Selain itu, orang introvert lebih suka memikirkan tentang gagasan atau memori di dalam benak mereka sendiri. Karena itu, kegiatan seperti meneliti, membaca, atau menulis dapat lebih menarik perhatian bagi orang tipe introvert.

  • Lebih nyaman berbincang secara empat mata.

Dalam berinteraksi, orang-orang dengan tipe introvert cenderung lebih nyaman untuk berbincang secara empat mata, dibandingkan berbicara dengan sekelompok besar orang. Mereka juga biasanya lebih suka deep talk dan merasa bahwa interaksi dengan sedikit orang, tetapi memiliki makna yang dalam, dapat lebih bermanfaat.

Cara Menghadapi Orang Dengan Kepribadian Introvert

Berikut ini ada tips atau cara bagaimana berkomunikasi dengan tepat dengan orang yang memiliki kepribadian introvert.

  • Bertindak Sesuai Sifat

Bertindak sesuai sifat merupakan hal yang sebenarnya tidak hanya dibutuhkan mereka yang berkepribadian introvert. Sebagian orang akan merasa tertekan atau tidak suka jika dipaksa atau menggunakan komunikasi yang berbeda, seperti anda yang berbicara atau mengobrol dengan mereka yang anda anggap “nyambung” alias mengerti apa saja yang anda bicarakan.

  • Gunakan Bahasa Tubuh

Menggunakan bahasa tubuh mungkin lebih baik, dimana orang introvert dihitung sebagai pribadi yang lebih senang tidak mendengar banyak kata, terutama jika kata-kata yang keluar cenderung menggurui mereka. Untuk itu coba gunakan bahasa tubuh atau bahasa sederhana saja untuk berkomunikasi dengan mereka, dengan cara ini orang introvert akan menganggap sebagai cara kita untuk menghargai dan tidak melewati batasan mereka. Semakin lama jika mereka sudah nyaman maka mereka bisa mengubah gaya komunikasi mungkin dengan cara menyapa atau mulai berbicara.

  • Jangan Memaksa atau Mendebat

Meskipun mereka tidak bisa terbuka atau sulit terbuka namun bukan berarti anda bisa memaksa mereka. Banyak sekali orang yang salah paham dimana mereka yang introvert dipaksa untuk melakukan apa yang orang lain perintahkan. Padahal faktanya orang introvert juga memiliki pendapatnya sendiri, hanya mereka terlalu segan, malu bahkan takut untuk mengutarakannya. Cara yang efektif untuk mengalirkan percakapan dengan orang introvert adalah dengan melakukan pendekatan-pendekatan logis yang mampu membuat si introvert mau mengutarakan pendapatnya.

  • Jangan Ungkap Rahasia

Jangan mengungkap rahasia di depan orang introvert, karena mereka akan berspekulasi bahwa anda pribadi yang tidak menyenangkan. Bagi orang introvert sangat pantang untuk mengungkapkan hal yang bersifat rahasia meskipun milik orang lain. Hal yang pribadi sangatlah sensitif dan tidak boleh dibahas dengan mudah, jika mereka sudah mengira anda yang tidak bisa menjaga rahasia atau hal pribadi sudah otomatis orang introvert akan menjauh dan cenderung menghindar. Selain itu mengumbar hal pribadi orang lain meskipun hal baik sebenarnya juga bukan perbuatan yang bagus.

  • Berkomunikasi Lewat Tindakan

Hanya modal bicara saja semua orang juga bisa, itu mungkin yang dipikirkan banyak orang introvert. Bagi mereka yang cukup sulit bersosialisasi maka kemungkinan Anda termasuk dalam orang yang introvert, selain karena tindakan lebih penting daripada sosialisasi dan bicara saja. Komunikasi melewati tindakan membuat anda lebih dipercaya dan juga lebih dianggap pengabul janji yang disiplin bukan yang hanya berkoar saja. Jangan lakukan hal buruk tersebut didepan orang introvert, bagi mereka sosialisasi hanya buang-buang uang saja.

  • Jadi Pendengar Bukan Pembicara

Jadi pendengar bukan pembicara merupakan hal selanjutnya yang bisa anda lakukan. Berikan ia kesempatan untuk berbicara dan sharing pemikiran yang ada di diri orang introvert. Mungkin tidak akan berhasil dalam satu kali coba, karena orang yang sulit sosialisasi akan sulit pervaya pada orang lain. Namun jika terus menerus anda memberikan kesempatan mereka untuk berbicara maka orang introvert akan mencoba berkomunikasi. Meskipun keterbukaan mungkin baru anda rasakan setelah bertahun-tahun berteman dengan orang introvert.

  • Peka Terhadap Sikapnya

Mereka yang memiliki sifat introvert memang membutuhkan kepekaan lawan bicaranya atau lingkungannya. Bukan berarti harus selalu Anda yang mengerti, akan ada saatnya mereka akan berbalik peduli terhadap Anda dan menolong ketika terjadi masalah. Tetapi, untuk memulai start yang sangat baik dengan mereka yang memiliki kepribadian introvert, baiknya Anda yang lebih dahulu peka terhadap sikap mereka.

  • Tebak yang Dia Pikirkan

Percaya atau tidak dengan menebak apa yang mereka pikirkan bisa memicu orang-orang introvert untuk bersikap terbuka. Mereka mungkin merasa dipedulikan, menebak bukan berarti memaksakan. Dimana anda bisa menebak kebutuhan mereka dan jika ia menjawab salah maka Anda tidak perlu memaksa untuk mengetahui kebenarannya, namun sebagian orang introvert  juga akan merasa risih dan akan memperbaiki tebakan Anda. Sehingga dari hal tersebutlah mereka yang memiliki kepribadian introvert mau atau mulai terbuka.

  • Ceritakan Masalah Anda

Menceritakan masalah yang anda hadapi membuat orang introvert lebih terbuka, kenapa? karena mereka akan mengerti apa yang anda hadapi dan bukan hanya mereka sendiri. Terkadang orang introvert cenderung rendah diri dan menutup diri karena berpikir bahwa mereka termasuk pihak yang paling tersakiti atau paling terbelakang. Cobalah sharing masalah dengan mereka, tak jarang orang introvert memiliki analisa yang baik dan mungkin bisa memberikan sumbagnan nasihat kepada Anda. Selain itu dari permasalahan ini Anda bisa mengetahui seperti apa pribadi introvert yang ada pada teman, saudara atau bahkan kekasih Anda.

  • Hargai Mereka

Menghargai orang introvert merupakan hal yang paling sulit dilakukan banyak orang di masyarakat. Biasanya semua akan berakhir pada kasus bullying atau berakhir pada trauma orang-orang introvert. Coba hargai mereka yang sulit untuk membuka diri pada lingkungan, ketidakpercayaan dan pengalaman pahit biasanya menjadikan seseorang bersikap introvert. Akan lebih baik jika kita menghargai mereka minimal dengan tidak mengganggu mereka atau membiarkan orang-orang introvert menjalankan hidupnya tanpa merasa terganggu dan tersakiti.

  • Tanyakan Kebutuhannya

Menanyakan kebutuhan merupakan hal yang bisa Anda lakukan selanjutnya. Biasanya mereka tidak akan mengatakan apa yang menjadi keinginan mereka terutama jika orang introvert tersebut adalah anak-anak.

Referensi                    :

  1. Rani Agias Fitri. 2020. Kamu Pemalu atau Introvert? Artikel Psikologi Universitas Bina Nusantara Jakarta.
  2. Lia Rosliana. 2016. Karakteristik Introvert. Jurnal Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Medan Area Medan.
  3. Susan Cain. 2012. Quiet, The Power Of Introvert In a World That Can’t Stop Talking, Crown.
  4. Gilbert, B. Everyday Health. 2011. An Introvert’s Guide To Happiness.
  5. Whitbourne, S. Psychology Today. 2014. Nine Signs You’re Really An Introvert.
  6. Webmd. 2017. The Ins And Outs Of Introverts And Extroverts.